Jumat, Juli 3, 2026

Ugal-ugalan di Jakarta Pusat, Pengemudi Calya Berujung Jadi Tersangka

Aksi ugal-ugalan pengemudi Toyota Calya bernama Hafiz Mahendra viral di media sosial setelah melaju kencang, melawan arus, dan menabrak sejumlah kendaraan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Warga sempat mencegat dan memecahkan kaca mobil sebelum akhirnya polisi mengamankan pengemudi. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin memastikan status hukum Hafiz.

“Untuk kasus kecelakaannya sendiri, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Komarudin, Kamis (26/2/2026).

Hafiz mengaku melawan arah karena panik melihat petugas. Ia tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK.

“Saya tidak punya SIM dan tidak bawa STNK jadinya takut sama polisi. Takutnya ditilang,” kata Hafiz.

Ia mengaku baru tiba dari Surabaya, sempat singgah di Karawang, dan hendak menuju Ancol bersama pacarnya. Kepanikan membuatnya terus melaju meski sudah melawan arus dan dikejar warga.

“Sudah lawan arah tidak bisa berhenti, saya panik (dikejar warga),” imbuhnya.

Menurut Komarudin, kejadian bermula saat patroli menemukan mobil melaju tidak wajar dari arah Senen ke Pasar Baru. Pelat nomor kendaraan juga tidak sesuai. Polisi mengikuti kendaraan yang sempat berputar di depan Koarmada RI hingga masuk ke Jalan Gunung Sahari IV dan V.

Saat lampu merah di kawasan Pintu Besi dan kendaraan menumpuk, mobil akhirnya berhenti dan pengemudi diamankan.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan empat pasang pelat nomor berbeda, satu senjata api mainan, serta dua senjata tajam jenis golok dan badik.

“Saat kejadian memang pengendara tidak sendiri, ada satu penumpang wanita bersamanya. Dan, kita langsung melakukan penggeledahan di dalam mobil yang digunakan oleh pengendara, didapati ada empat buah atau empat pasang TNKB (pelat nomor) berlainan,” ujar Komarudin.

“Kemudian juga ditemukan ada satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik. Itu yang kami temukan,” lanjutnya.

Mobil kini diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat dalam kondisi rusak akibat amukan massa.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.