Gelaran Dieng Culture Festival (DCF) ke 11 Tahun 2020 secara resmi dimulai. Event yang berlangsung untuk pertama kalinya secara virtual ini diselenggarakan selama dua hari, 16-17 September 2020.
Ketua Panitia Dieng Culture Festival Alif Fauzi dalam sambutannya mengatakan, Dieng Culture Festival yang ke-11 secara virtual perlu kami laporkan bahwa Dieng Culture Festival tahun ini dengan situasi pandemi Covid-19 tentunya ini menjadi PR kami dimana kegiatan dalam rangka pelestarian budaya pemberdayaan masyarakat promo potensi pariwisata dan kegiatan sosial yang tiap tahun kami adakan tentu menjadi PR bagi kami apakah diadakan atau tidak.
Beberapa kegiatan yang lalu kami lakukan dengan sukses dengan banyaknya keramaian, tentu ini menjadi PR kami bagaimana event kami selenggarakan.
“Bagaimana kami harus mengikuti protokol SOP dari penyelenggaraan event di era new normal ini” kata Alif di Pendopo Budaya Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara.
perlu kami sampaikan kegiatan ini sudah kami persiapkan dengan persiapan standar covid-19, berbagai simulasi sudah kami lakukan dan tentunya bahkan beberapa hari terakhir kami dibantu oleh BPBD Banjarnegara untuk penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah area event juga sudah kami lakukan.
“Tentunya kegiatan ini tidak akan berhasil apabila tidak didukung oleh semua pihak”, imbuhnya.
kami laporkan kembali bahwa kegiatan ini kami langsung kan dua hari, dimulai hari ini Rabu tanggal 16 September 2020 dan berakhir besok pada tanggal 17 September 2020.
Ia menambahkan, kegiatan kami lakukan secara simple tentunya sangat berbeda dengan event DCF seperti biasanya, kegiatan yang dilakukan di dalam indoor sebagian besar dan memang ada berapa kita lakukan secara outdoor yang tentunya akan kita lihat secara situasi apabila memungkinkan dan apabila ada situasi yang tidak memungkinkan maka barang akan kita lakukan di dalam gedung.
“Kami bersyukur bahwa kegiatan ini menjadi semangat kelompok sadar wisata yang Alhamdulillah kami cara iuran ingin tetap melestarikan budaya kegiatan yang harus selesai dan tentunya kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung kegiatan ini dari dinas pariwisata dan kebudayaan Banjarnegara tentunya yang selalu mendampingi kami dan tentu juga kepada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mendukung kami melalui program calender of Event Wonderful Indonesia” Tutup Alif.
Sementara itu Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dalam sambutnya mengatakan, Dieng Culture Festival tahun 2020 ini adalah penyelenggaraan yang ke-11 kalinya, penyelenggaraan event ini bertujuan terselenggaranya DCF virtual pada masa pandemi covid- 19 adalah untuk menghadirkan Dieng ke rumah wisata melalui live streaming dari digital platform yang dikemas secara apik dan memenghibur.
“Dalam perjalanan prosesi ritual rambut gimbal yang menjadi acara utama tidak lagi semata-mata dilihat sebagai peristiwa budaya, namun telah menjadi event pariwisata yang berdampak terhadap peningkatan sektor perekonomian. Oleh karena itu event ini dari tahun ke tahun harus semakin ditingkatkan dari seni tradisi budayanya” paparnya.
Rangkaian kegiatan DCF virtual tahun 2020 diawali dengan aksi Dieng bersih, aksi Tanam pohon, Jazz Atas Awan, Minum Purwaceng bareng, Talk show webinar, larung rambut gimbal, pentas kesenian tradisional dengan acara utama prosesi ruwat rambut rambut gimbal yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 17 september 2020.
Orang nomor satu di Banjarnegara tersebut juga tak lupa menyampaikan selamat datang dan terima kasih bagi seluruh hadirin yang dengan ikhlas dan semangat turut serta menyukseskan DCF 11 tahun 2020.
Ia berharap dengan situasi pandemi Covid-19 masyarakat tidak mengajak keluarga teman dan rekan kerja untuk menyaksikan acara secara langsung, tetapi untuk menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan dengan cara virtual melalui YouTube IG Festival Dieng dan Facebook Dieng Culture Festival.
“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada segenap panitia, masyarakat Dieng dan seluruh pendukung kegiatan yang telah bekerja merencanakan dan akan kegiatan ini” Tutupnya.