Bahlil Lahadalia meraih penghargaan Tokoh Penggerak Transisi Energi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mempercepat peralihan energi nasional sejak menjabat Menteri ESDM pada 2024.
Ia menyampaikan terima kasih kepada detikcom dan menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Kementerian ESDM sebagai bagian dari upaya menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Dalam gelaran detikcom Award 2025 di Jakarta, Bahlil dinilai berperan penting dalam mendorong transformasi energi melalui pengembangan green energy, percepatan investasi energi baru terbarukan, serta hilirisasi pertambangan.
Ia sebelumnya juga mendampingi Presiden Prabowo meresmikan 55 proyek EBT yang tersebar di 15 provinsi, dengan 50 proyek sudah siap beroperasi secara komersial.
Bahlil juga menggagas pembangunan PLTS hingga 100 GW untuk desa-desa yang belum teraliri listrik serta memperkuat program BPBL yang menargetkan elektrifikasi bagi 5.758 desa dan 1,2 juta rumah tangga.
Langkah ini sejalan dengan RUPTL PLN 2025–2034 untuk memperluas akses energi nasional.
Upaya percepatan pemanfaatan energi terbarukan turut diwujudkan melalui pengembangan biodiesel dari bahan bakar nabati.
Indonesia menargetkan peningkatan penggunaan biodiesel dari B40 ke B50 pada 2026, sementara realisasi B40 hingga September 2025 telah mencapai 10,57 juta kiloliter dengan berbagai dampak positif, termasuk penghematan devisa, peningkatan nilai tambah CPO, penyerapan tenaga kerja, serta penurunan emisi karbon.
Pemimpin Redaksi detikcom Alfito Deannova Ginting menyampaikan bahwa detikcom Award 2025 diberikan kepada tokoh dan lembaga yang berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Ia menilai karya para penerima penghargaan menjadi bukti bahwa Indonesia terus melahirkan kontribusi yang memberi dampak luas bagi masyarakat.