Senin, April 27, 2026

Belanja APBN Melonjak, BGN Jadi Penyumbang Terbesar

Pemerintah mulai mengubah pola belanja negara dengan mendorong realisasi anggaran lebih merata sejak awal tahun guna mengoptimalkan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, belanja tidak boleh lagi menumpuk di akhir tahun.

“Saya ingin menciptakan di mana belanja pemerintah hampir merata pertumbuhannya sepanjang tahun, jangan sampai kayak tahun-tahun sebelumnya, numpuk di akhir tahun sehingga dampak ekonominya tidak optimal,” jelasnya dalam Konferensi Pers di Kantor Kemenko Ekonomi, Jakarta, Senin (6/4).

Realisasi belanja pemerintah hingga kuartal I/2026 tercatat melonjak 31,4% (yoy) menjadi Rp815 triliun. Percepatan ini turut mendorong defisit APBN mencapai Rp240,1 triliun.

”Jadi defisit yang besar itu adalah konsekuensi logis dari kebijakan kita,” paparnya.

Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) didominasi Badan Gizi Nasional (BGN) seiring besarnya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

”Sebetulnya (realisasi belanja) hampir merata, tapi yang menonjol ya BGN lah karena memang anggarannya besar,” tambahnya.

Per 28 Februari 2026, belanja K/L mencapai Rp155,0 triliun atau 10,3% dari pagu APBN, dipengaruhi program MBG serta bansos seperti PBI JKN, Kartu Sembako, PKH, dan KIP Kuliah. Belanja barang untuk MBG mencapai Rp39 triliun atau 57,69% dari total Rp67,6 triliun.

Pemerintah memastikan percepatan belanja tetap terkontrol dan tidak menurunkan kualitas.

”Sudah kita lakukan di tahun 2025 kemarin, sehingga belanja lebih terkontrol,” imbuhnya.

Purbaya juga optimistis kondisi APBN tetap sehat dengan defisit terjaga di bawah 3% dan ekonomi diproyeksikan terus membaik.

”Kalau ekonominya bagus, pendapatan saya bagus, nanti uang yang saya bagi ke Kementerian/Lembaga juga lebih konsisten, bisa lebih banyak atau sedikit, harusnya ekonomi kita akan membaik terus ke depan,” ucapnya.

Pemerintah juga mendorong sektor swasta tetap tumbuh melalui investasi dan kebijakan debottlenecking.

”Jadi misalkan saya tidak bisa ekspansi habis-habisan pun, selama saya bisa jaga sektor private-nya tumbuh dengan baik, ke depan ekonomi akan terus membaik,” imbuhnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.