Kabupaten Blora kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Setelah pekan lalu menerima penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia, hari ini Blora kembali meraih apresiasi dari pemerintah pusat melalui ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Pada penghargaan tahun ini, Blora ditetapkan sebagai Kabupaten Terinovatif, bersama 19 daerah lainnya.
Pencapaian ini semakin istimewa karena Blora berhasil mempertahankan gelar sebagai Kabupaten Terinovatif untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Tahun ini, dua inovasi daerah kembali menjadi penilaian utama oleh tim juri IGA 2025.
Inovasi pertama adalah Program BU DESI (BUMD Peduli Inflasi) yang melibatkan kerja sama antara BUMD, BUMN Bulog, dan kelompok tani. Program yang digagas Bagian
Perekonomian SDA Setda ini dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas harga dan menekan dampak inflasi di wilayah Blora.
Inovasi kedua yaitu Aplikasi SIKEP (Sistem Informasi Kinerja & Evaluasi Pembangunan), hasil pengembangan Bapperida dan organisasi perangkat daerah terkait. Aplikasi ini dinilai memberikan percepatan dalam pemantauan pembangunan serta meningkatkan transparansi kinerja pemerintah daerah.
Kedua inovasi tersebut telah melewati proses penilaian lapangan oleh tim juri Kementerian Dalam Negeri pada bulan lalu.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan ini. Penghargaan tersebut menjadi kado istimewa menjelang Hari Jadi ke-276 Kabupaten Blora yang diperingati pada 11 Desember 2025. Arief juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Terimakasih kepada semuanya yang terlibat. Penghargaan ini menjadi kado untuk Hari Jadi ke 276 Kabupaten Blora yang jatuh pada tanggal 11 Desember 2025 esok. Terus semangat, jangan lelah untuk Berinovasi dalam melayani…!!”, tulis Arief dalam postingan akun instagramnya.
Adapun daftar 20 Kabupaten Terinovatif 2025 meliputi: Blora, Balangan, Bangka, Bangkalan, Bantul, Banyuwangi, Bogor, Boyolali, Lamongan, Magelang, Malang, Ngawi, Ogan Ilir, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sragen, Tabalong, Temanggung, dan Wonogiri.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat inovasi tetap menjadi fondasi pembangunan Kabupaten Blora.