Jumat, April 24, 2026

Bupati Arief Rohman Tegaskan Pelayanan Publik Harus Tetap Prima di Tengah Pengurangan TKD

Meski alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Blora pada tahun 2026 diproyeksikan menurun sekitar Rp370 miliar, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, M.Si menegaskan bahwa hal itu tidak boleh menjadi alasan bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita nanti akan melakukan evaluasi anggaran tahun 2025 dan juga kita melakukan penyesuaian di RAPBD di 2026, karena pengurangan TKD yang jumlahnya lumayan hampir Rp370-an miliar tentunya kita harus melakukan penyesuaian-penyesuaian, tahun 2026 ini kita harus prihatin,” jelas Bupati Blora.

Bupati Arief menegaskan, meskipun pemerintah daerah harus berhemat dan menyesuaikan sejumlah program, pelayanan publik harus tetap berjalan maksimal.

“Semuanya tidak boleh mengurangi pelayanan kita kepada masyarakat,” pesannya.

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Blora.

Pembangunan Tetap Berjalan, Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

Di hadapan seluruh ASN, Bupati Arief menegaskan bahwa pembangunan tetap menjadi prioritas utama, terutama infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga.

“Walaupun dalam keterbatasan, pembangunan infrastruktur ini masih jadi harapan besar masyarakat, jadi akses jalan yang belum tertangani maupun yang menjadi keluhan warga, kita harus pastikan nanti pembangunan jalan dan jembatan, drainase, lampu dan lainnya, kita teruskan pembangunannya dengan berbagai skema pembayaran ke depan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sektor lain seperti kesehatan dan pendidikan juga akan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Termasuk juga di bidang kesehatan, pendidikan dan lainnya,” tambahnya.

Dorong Efisiensi dan Etos Kerja ASN

Bupati Arief juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk lebih efisien dalam penggunaan anggaran, termasuk dalam kegiatan rapat dan perjalanan dinas.
Selain itu, ia mengajak ASN untuk menumbuhkan semangat melayani dengan hati dan memaknai setiap pekerjaan sebagai bentuk pengabdian.

“Kami mengajak ke depan, bagaimana panjenengan semua dalam melayani masyarakat ini tentunya mengintegrasikan nilai-nilai ibadah dalam etos kerja kita sehari-hari, bahwa yang kita lakukan dalam menjalankan tugas ini kita niatkan ibadah,” pungkasnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.