Sabtu, April 25, 2026

Bupati Arief Turun Tangan Bantu Warga Getas yang Terdampak Puting Beliung

Pemerintah Kabupaten Blora bergerak cepat membantu warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda Desa Getas, Kecamatan Kradenan. Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, M.Si., langsung turun ke lapangan pada Senin (6/10/2025) sore untuk menyerahkan bantuan dan memberikan semangat kepada warga yang rumahnya rusak diterpa angin kencang.

Didampingi Baznas, Dinas Sosial P3A, dan BPBD, Bupati Arief meninjau langsung kondisi rumah warga yang terdampak. Kehadirannya tak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga doa dan harapan agar Desa Getas segera bangkit dari musibah.

“Terima kasih kepada ASN Pemkab Blora yang telah menyalurkan zakatnya ke BAZNAS Kabupaten Blora. Zakat Bapak Ibu semuanya bermanfaat untuk membantu saudara saudara kita yang terkena bencana alam di Desa Getas ini,” ungkap Bupati Arief.

Dalam kesempatan itu, Bupati Arief menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang terjadi pada Kamis (2/10/2025) lalu. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan warga bisa segera memperbaiki rumah mereka. Pemerintah pun berkomitmen terus hadir untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.

Adapun warga yang menerima bantuan di antaranya keluarga Mbah Pariyem, Suratno, Muji Lestari, Darmanto, Kasti, dan Dasi.

Kepala Baznas Blora, Sutaat, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa uang tunai dengan besaran bervariasi sesuai tingkat kerusakan rumah. Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Blora, Luluk Kusuma, menambahkan, bantuan dari Dinsos mencakup kebutuhan dasar seperti sembako, makanan siap saji, selimut, dan bantal.

Bencana angin puting beliung di Desa Getas terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 16.45 WIB. Hujan deras disertai angin kencang menerjang Dusun Getas dan Dusun Gubuk Duwur, mengakibatkan sejumlah rumah roboh serta pohon tumbang.

Salah satu warga, Pariyem, menjadi korban luka setelah tertimpa puing rumahnya. Ia mengalami luka sobek di kepala dan memar di punggung sebelum akhirnya mendapat perawatan di RS Randublatung. Kerugian akibat bencana tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp160 juta.

Kepedulian juga datang dari jajaran kepolisian. Polres Blora, di bawah kepemimpinan AKBP Wawan Andi Susanto, bergerak cepat sejak hari pertama pascabencana. Polsek Kradenan langsung mengevakuasi korban luka dan mendata kerusakan.

Jumat (3/10/2025), Kapolres bersama Pejabat Utama Polres Blora memimpin kegiatan bakti sosial dan kerja bakti di lokasi bencana. Bantuan sosial serta tali asih diserahkan langsung kepada korban, termasuk untuk membantu perbaikan empat rumah warga yang roboh, di antaranya milik Pariyem Binti Wito dan Suratno Bin Jakiman.

Tak hanya itu, personel Polres Blora juga ikut bergotong royong membersihkan puing-puing dan membantu proses pembangunan kembali rumah warga.

“Kami hadir di sini untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat. Bantuan ini adalah wujud empati kami, dan yang lebih penting, kami terjun langsung bersama masyarakat untuk membersihkan dan membantu membangun kembali rumah-rumah yang roboh,” tegas AKBP Wawan Andi Susanto.

Langkah cepat pemerintah daerah dan kepolisian ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas lembaga dalam menangani bencana dan memulihkan kehidupan warga. Semangat gotong royong dan kepedulian menjadi kunci agar Desa Getas segera pulih, menatap kembali kehidupan yang lebih baik.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.