Bupati Blora Arief Rohman memastikan kondisi pasokan LPG 3 Kg di wilayahnya telah kembali stabil setelah sebelumnya sempat dikeluhkan masyarakat, khususnya saat momen Ramadan dan Lebaran.
Hal itu disampaikan usai dirinya menerima kunjungan perwakilan Pertamina Patra Niaga di ruang kerjanya untuk membahas tindak lanjut laporan kelangkaan LPG yang sempat terjadi.
“Hari ini saya kedatangan Mas Revi dari Pertamina Patra Niaga di ruang kerja. Kami langsung membahas tindak lanjut dari banyaknya laporan panjenengan semua terkait kelangkaan LPG 3 Kg, terutama saat momen puasa dan Lebaran kemarin.”, tulisnya di unggahan akun intagram miliknya.
Arief menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, kondisi distribusi LPG kini sudah kembali normal. Pertamina juga disebut telah menjamin kelancaran penyaluran hingga tingkat agen dan pangkalan.
“Alhamdulillah, setelah kita lakukan pengecekan langsung di lapangan, kondisinya saat ini sudah kembali stabil. Pihak Pertamina juga telah menjamin bahwa penyaluran LPG berjalan lancar dan stok di tingkat agen maupun pangkalan dipastikan tercukupi. Terima kasih atas sinergi dan gerak cepat dari teman-teman Pertamina.”, ungkapnya penuh syukur.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan LPG 3 Kg, serta tetap bijak dalam penggunaan sesuai kebutuhan.
“Pesan saya untuk masyarakat: Tidak perlu panik. Belilah LPG 3 Kg dalam jumlah yang wajar sesuai kebutuhan rumah tangga. Tolong jangan ada yang menimbun! Jika di lapangan panjenengan menemukan harga jual yang tidak wajar atau melampaui ketentuan, segera laporkan.”, pesan Arief melalui unggahannya kepada seluruh masyarakat Blora.
Selain itu, Arief juga membuka akses pengaduan bagi masyarakat yang ingin melaporkan keluhan terkait distribusi LPG maupun pelayanan publik lainnya.
“Bila ada aduan, keluhan, maupun saran terkait hal ini atau pelayanan publik lainnya, silakan langsung WhatsApp ke Gardu Lapor Mas Arief: +62 811-2655-601 atau klik link WA yang ada di bio profil instagram @ariefrohman838.”, tutup Arief.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap stabilnya pasokan LPG ini dapat terus terjaga dan tidak lagi menimbulkan keresahan di masyarakat.