Minggu, Juni 7, 2026

PANIK BERJAMAAH! Tak Mau Dipenjara Sendirian, Eks Waka BGN Siap ‘Nyanyi’ Seret 30 Nama ke Kejagung!

Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memunculkan fakta baru. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, mengaku mengetahui lebih dari 30 orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Informasi itu disampaikan kuasa hukum Sony, Elza Syarief. Menurutnya, nama-nama yang disebut kliennya diduga turut menerima aliran dana dari praktik yang kini tengah didalami oleh Kejaksaan Agung.

Elza menjelaskan, data terkait para pihak tersebut tersimpan dalam telepon genggam milik Sony yang saat ini telah berada di tangan penyidik sebagai barang bukti.

“26 nama dan lain-lain jadi lebih. Untuk mengetahui semua, ada datanya di handphone di mana handphone itu disita oleh penyidik,” kata Elza Syarief, dikutip dari kanal YouTube tvOne, Sabtu (6/6/2026).

Elza menyebut seluruh keterangan Sony akan dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Ia juga mengungkapkan bahwa nama-nama yang disebut merupakan figur besar, namun identitasnya belum dapat dipublikasikan.

“Kami sudah meminta agar keterangannya dibackup dalam BAP. Ada bukti percakapan yang tersimpan di handphone milik Pak Sony,” katanya.

Menurut Elza, penyidik perlu memeriksa seluruh pihak yang disebut Sony untuk mengungkap dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sony diketahui memiliki akses pengawasan dan sistem pengajuan pembangunan SPPG, namun belakangan muncul laporan adanya titik SPPG yang tidak dibangun menjadi dapur MBG dan justru diperjualbelikan.

“Setelah mendapat laporan, Pak Sony mengetahui ada titik-titik yang tidak dibangun menjadi dapur MBG, tetapi malah dijualbelikan. Mungkin di situlah persoalannya,” ujar Elza.

Karena merasa tidak terlibat langsung dalam praktik tersebut, Sony mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) agar seluruh pihak yang diduga terlibat dapat terungkap.

“Dia tidak ingin semua kesalahan ditimpakan kepadanya. Pak Sony merasa tidak terlibat dalam jual beli titik dan ingin membuka perkara ini agar diketahui siapa saja yang sebenarnya melakukan praktik tersebut,” pungkas Elza.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.