Sabtu, April 18, 2026

Danantara Terbitkan Surat Utang Baru, Targetkan Dana Rp50 Triliun

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) melalui PT Danantara Investment Management (Persero) resmi menerbitkan Surat Utang Jangka Panjang (SUJP) atau Patriot Bond Tahun 2025 Tahap I dengan total nilai Rp50 triliun.

Berdasarkan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Nomor KSEI-6183/DIR/1025 tertanggal 16 Oktober 2025, penerbitan obligasi dilakukan tanpa melalui penawaran umum dan terdiri atas dua seri, yakni Seri A dan Seri B.

Seri A memiliki tenor 5 tahun 1 hari kalender dengan bunga tetap 2% per tahun, sementara Seri B memiliki tenor 7 tahun dengan tingkat bunga yang sama. Nilai pokok masing-masing seri mencapai Rp25 triliun, sehingga total penerbitan mencapai Rp50 triliun. Distribusi surat utang dilakukan secara elektronik pada 21 Oktober 2025, dengan pembayaran bunga pertama pada 21 Oktober 2026.

Penata laksana penerbitan Patriot Bond adalah PT Mandiri Sekuritas, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ditunjuk sebagai agen pemantau. Penerbitan ini tunduk pada POJK No. 30/POJK.04/2019 tentang Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum.

KSEI menegaskan bahwa penerbit dan pihak terkait bertanggung jawab penuh atas kesesuaian penerbitan ini dengan ketentuan perundang-undangan.

“Penerbit efek serta pihak terkait dalam penerbitan EBUS tersebut bertanggung jawab atas kesesuaian penerbitan EBUS dengan peraturan perundang-undangan,” tulis KSEI, dikutip Jumat (24/10/2025).

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut Patriot Bond telah siap diterbitkan. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan, “Aduh saya juga nggak tahu secara detailnya, tapi sudah siap,” ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (17/10/2025).

Patriot Bond sendiri dirancang untuk mendukung pembiayaan di sektor energi, transisi, dan proyek berkelanjutan lainnya melalui skema private placement dengan partisipasi sukarela (voluntary).

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) mengumumkan telah membeli Patriot Bond senilai Rp500 miliar. Pembelian terbagi dua seri, masing-masing Rp250 miliar dengan bunga tetap 2% per tahun; Seri A jatuh tempo 22 Oktober 2030, dan Seri B jatuh tempo 21 Oktober 2032.

“Total nilai investasi ini adalah sebesar 1,76% dari ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2024,” ujar Sekretaris Perusahaan HMSP Andy Revianto, Kamis (23/10/2025).

Andy menambahkan, langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengatakan penerbitan ini merupakan bagian dari strategi pembiayaan nasional jangka panjang.

“Patriot Bond merupakan instrumen pembiayaan strategis yang lazim digunakan di berbagai negara seperti Jepang dan Amerika Serikat untuk memperkuat kemandirian pembiayaan nasional,” ujarnya.

Danantara juga meraih peringkat AAA (idn) dari Fitch Ratings Indonesia atas penerbitan Patriot Bond tersebut. Pandu menegaskan, “Prinsip dasar obligasi patriot adalah partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama. Skema ini membuka ruang bagi kelompok usaha nasional untuk berkontribusi dalam agenda pembangunan lintas generasi.”

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.