Kediri – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri mendatangi keluarga Hendri Supriyono dan Sulastri, untuk menyerahkan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) yang baru pasca musibah dua anaknya yang meninggal akibat hanyut di aliran sungai Kota Kediri.
Kedatangan petugas di Dusun Seminang, RT 05/03, Desa Sumberagung, Kecamatan Wates itu didampingi Camat Wates Subur Widono beserta pemerintah desa setempat. Dokumen diserahkan langsung Kepala Dispendukcapil Kabupaten Kediri Wirawan kepada Hendri Supriono.
“Ini salah satu bentuk layanan dari Dukcapil, sesuai arahan Mas Bup (Bupati Hanindhito Himawan Pramana) bahwa kami Dukcapil harus memberikan pelayanan dengan sebaik baiknya,” kata Wirawan, Selasa (4/4/2023).
Menjadi komitmen Dispendukcapil Kabupaten Kediri untuk memberikan pelayanan pengurusan dokumen Adminduk yang terbaik kepada masyarakat. Menyikapi musibah yang dialami keluarga Hendri Supriono, Dispendukcapil memberikan pelayanan dengan menguruskan dokumen kependudukan.
Dalam hal ini, akta kematian kedua anak pasangan Hendri Supriono dan Sulastri yang meninggal, yakni M Alvian Sausa Endriano, 10 tahun, yang merupakan anak kedua dan si bungsu M Rohman Endriano yang masih berusia 4 bulan sekaligus perubahan kartu keluarga (KK) yang baru.
“Dalam kasus ini tidak memungkinkan beliau (Hendri Supriono) ngurus sendiri maka itu kami memberikan pelayanan dengan bantuan pemerintah desa dan kecamatan sehingga semua dokumen yang dibutuhkan dapat tercukupi dan akta kematian beserta KK dapat diterbitkan dengan cepat,” ungkapnya.
Selain dokumen kependudukan, sebagai bentuk kepedulian dalam kesempatan itu diserahkan pula bingkisan kepada keluarga korban. Hendri Supriyono yang menerima secara langsung bantuan tersebut menyampaikan terimakasih atas perhatian yang diberikan Bupati Hanindhito Himawan Pramana beserta jajaran di Pemerintah Kabupaten Kediri kepada keluarganya.
“Atas nama keluarga saya mengucapkan terimakasih kepada bapak bupati beserta jajaran atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada kami,” ucap Hendri Supriyono.
Sebagaimana diketahui, musibah yang dialami keluarga Hendri Supriyono terjadi pada Sabtu (25/3/2023) malam tepatnya di aliran selokan depan SPBU Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri.
Dalam insiden itu, korban M Rohman Endriano, 4 bulan diketemukan dalam keadaan meninggal pada Minggu (26/3) pagi, sedang sang kakak M Alvian Sausa Endriano, 10 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal pada Jumat ( 31/3) siang.