Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendukung gerakan patungan membeli hutan yang digagas Pandawara Group sebagai pesan agar pemerintah menjaga kelestarian lingkungan dan tidak hanya mengedepankan keuntungan.
“Itulah sebenarnya refleksi bahwa kami punya konsep green demokrasi. Itu jelas bahwa negara ke depan harus memastikan setiap kebijakan ekonomi harus memperhatikan kebijakan ekologi. Jadi ekonomi penting, ekologi juga sangat penting,” kata Sultan di Gedung DPR RI, Rabu (9/12/2025).
Sultan menambahkan gagasan patungan itu adalah peringatan agar negara tidak terus mengandalkan kekayaan alam secara ekstraktif.
“Itu sebenarnya pesan kepada negara. Pesan kepada kita semua bahwa tidak boleh sporadis. Tidak boleh serta-merta kita harus selalu mengandalkan kekayaan alam yang ekstraktif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen DPD lewat gerakan penanaman pohon setiap pekan, karena “kalau nggak lama bisa tenggelam kita.”
Ide patungan membeli hutan viral setelah Pandawara Group mempostingnya di Instagram, yang disebut memiliki 4,1 juta pengikut: “Lagi ngelamun. Tiba-tiba aja kepikiran gimana kalau masyarakat Indonesia bersatu berdonasi beli hutan-hutan agar tidak dialihfungsikan.”
Unggahan itu meraih ratusan ribu likes dan puluhan ribu komentar, termasuk dukungan dari beberapa artis, misalnya komentar akun @sumargodenny: “1 miliar pertama gw.”
Gagasan ini muncul sebagai respons terhadap bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat akhir November yang diduga diperparah oleh pembalakan hutan masif di daerah itu.