Kanker menjadi satu penyakit yang kerap menghantui masyarakat. Upaya pencegahan dan penyembuhan menjadi hal yang diperhatikan oleh semu kalangan, tanpa terkecuali kepala daerah yang turut memperhatikan kondisi kesehatan warganya.
Hal tersebut sedang digalakkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menghadiri pengukuhan Endang Nugrahani Pramono sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi DKI Jakarta periode 2025–2028 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Pramono menegaskan bahwa YKI merupakan mitra strategis Pemprov DKI Jakarta, khususnya dalam edukasi, pencegahan, deteksi dini, hingga pendampingan pasien kanker.
Menurutnya, upaya melawan kanker tidak bisa hanya ditanggung oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi semua pihak.
Endang Nugrahani, yang kini mengemban amanah sebagai Ketua YKI DKI Jakarta, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat program-program strategis yang menyentuh masyarakat luas.
Fokus YKI bukan hanya pada penyediaan sarana deteksi dini, tetapi juga memastikan adanya layanan suportif yang mampu meringankan beban pasien kanker dan keluarganya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor – pemerintah, swasta, komunitas, relawan, hingga kader kesehatan – agar misi besar YKI dapat diwujudkan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah program unggulan untuk penanganan kanker. Mulai dari skrining kesehatan gratis, edukasi dan promosi kewaspadaan kanker di berbagai fasilitas kesehatan, vaksinasi HPV bagi siswa sekolah dasar untuk mencegah kanker leher rahim, hingga layanan paliatif yang terintegrasi dengan Pasukan Putih.
Selain itu, Pemprov terus meningkatkan fasilitas diagnostik dan terapi kanker di rumah sakit rujukan agar layanan dapat diakses dengan lebih merata.
Kehadiran YKI bersama Pemprov DKI diharapkan bisa menjadi harapan baru bagi pasien kanker. Tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga memberikan dukungan moral, mental, dan sosial, sehingga pasien dan keluarganya tidak merasa sendirian dalam perjuangan.
Dengan langkah nyata ini, Jakarta diharapkan semakin mendekati visinya sebagai kota yang sehat, peduli, dan sejahtera bagi seluruh warganya.