Sabtu, April 25, 2026

Gus Yahya Bantah Surat Pemakzulan: Tegaskan Tak Akan Mundur Kecuali Lewat Muktamar

Polemik internal kembali memanas di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah beredar surat yang menyebut Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya bukan lagi Ketua Umum PBNU. Meski begitu, Gus Yahya menegaskan bahwa dirinya masih sah menjabat dan hanya bisa diganti melalui mekanisme Muktamar sebagai forum tertinggi organisasi.

Surat yang beredar disebut berasal dari sebagian unsur Harian Syuriyah PBNU. Namun, Gus Yahya menyebut dokumen tersebut tidak sesuai prosedur dan tidak memiliki kekuatan hukum organisasi. Ia menekankan bahwa pemberhentian ketua umum tidak dapat dilakukan melalui keputusan internal terbatas.

Dalam keterangannya, Gus Yahya menegaskan dirinya tidak akan mengundurkan diri. “Saya tidak akan mundur kecuali lewat Muktamar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mekanisme resmi organisasi tetap harus dihormati tanpa tekanan pihak mana pun.

Sementara itu, pimpinan PBNU lainnya mengingatkan bahwa struktur Syuriyah tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan ketua umum tanpa melalui proses Muktamar. Beberapa tokoh dan ulama juga menyerukan agar segala persoalan internal diselesaikan melalui rekonsiliasi dan musyawarah demi menjaga persatuan organisasi.

Hingga kini, situasi di internal PBNU masih dalam tahap penyelesaian. Seluruh pihak diimbau untuk menjaga kondusivitas dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kepemimpinan PBNU.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.