MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bakal membangun rumah sakit (RS) untuk mendukung keberadaan Fakultas Kedokteran.
Hal itu disampaikan Rektor UIN Walisongo, Prof. Nizar, saat meresmikan pembukaan Fakultas Kedokteran dan dua program studinya, Rabu (23/4/2025).
Nizar mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan pembangunan rumah sakit pendidikan di lingkungan UIN Walisongo.
Kampus yang dipimpinnya memiliki tiga lokasi kampus yang saling berdekatan. Kampus I di Jalan Walisongo selama ini difungsikan sebagai kampus pascasarjana.
Kampus pascasarjana inilah yang nantinya bakal dijadikan rumah sakit.
“Kampus I yang letaknya strategis di pertigaan itu akan kita demolisi (robohkan) semuanya untuk didirikan rumah sakit pendidikan,” ungkap Nizar.
Rencana besar proyek ini telah memasuki tahap visitasi oleh Kementerian Keuangan dalam hal pembiayaan.
Menurut desain, pembangunan rumah sakit pendidikan ini bakal memakan biaya sebesar Rp400 miliar.
“Desain yang diusulkan sih Rp400 miliar, ya, untuk pembangunan rumah sakit ini,” ungkap Nizar.
Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama itu mengatakan, jika prosesnya berjalan lancar, maka pembangunan rumah sakit bakal dimulai pada 2026.
Sementara itu, kampus pascasarjana direncanakan akan dipindah ke kampus baru di wilayah Kecamatan Gunungpati.
“Mudah-mudahan 2026 kita mulai, nanti pascasarjana dipindah ke Gunungpati,” tuturnya. (bhq)