Sabtu, April 18, 2026

Kantor Desa Rasa Istana Negara, Kemegahan Desa Kurma yang Menjadi Sorotan

MELIHAT INDONESIA, POLEWALI MANDAR – Sebuah kantor desa di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mendadak viral dan menarik perhatian banyak orang. Bukan tanpa alasan, bangunan yang baru saja rampung ini memiliki desain yang mencerminkan kemegahan Istana Negara. Warga sekitar pun menyebutnya sebagai “Istana Mini” di desa mereka.

Bangunan Megah di Tengah Desa

Terletak di Jalan Sila-Sila Pareddeang, Kecamatan Mapilli, Kantor Desa Kurma tampil begitu mencolok. Dengan dominasi warna putih bersih berpadu aksen emas pada lis bangunan, kantor ini sekilas tampak seperti versi mini dari Istana Negara yang berada di Jakarta atau Bogor. Pilar-pilar kokoh di bagian depan semakin memperkuat kesan megahnya.

“Kami ingin masyarakat merasakan suasana istana tanpa harus jauh-jauh ke ibu kota. Ini juga sebagai simbol kebanggaan bagi warga Desa Kurma,” ujar Kepala Desa Kurma, Baharuddin.

Konsep Unik Berbasis Filosofi Lokal

Bangunan dengan ukuran 10×13 meter ini bukan sekadar meniru gaya arsitektur istana semata. Di bagian puncak bangunan, tampak Garuda Pancasila yang berdiri gagah sebagai lambang negara. Filosofi Bhinneka Tunggal Ika turut menjadi inspirasi dalam desain ini.

“Pilar utama yang berada di depan pintu masuk melambangkan keberagaman masyarakat di Desa Kurma. Kami ingin menunjukkan bahwa warga dari berbagai latar belakang bisa hidup rukun dan harmonis,” tambah Baharuddin.

Pembangunan Bertahap dengan Dana Desa

Proyek pembangunan kantor desa ini dimulai pada tahun 2023 dan akhirnya resmi ditempati pada akhir November 2024. Dengan anggaran sebesar Rp 300 juta yang bersumber dari alokasi dana desa pemerintah daerah, proses pembangunan dilakukan secara bertahap.

“Dana desa dari APBN tidak bisa digunakan untuk pembangunan kantor desa. Oleh karena itu, kami mengalokasikan anggaran dari dana desa daerah untuk merealisasikan proyek ini,” jelas Baharuddin.

Bangunan ini memiliki tiga ruangan utama, yaitu ruang kepala desa, ruang staf yang juga berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat, serta aula pertemuan. Dibandingkan dengan kantor desa sebelumnya yang sudah lapuk, gedung baru ini menawarkan fasilitas yang lebih nyaman bagi warga.

Dukungan dan Apresiasi Warga

Kehadiran kantor desa yang megah ini mendapat respons positif dari warga. Salah seorang penduduk setempat, Rendi, mengungkapkan kekagumannya terhadap konsep yang diusung.

“Kantor desa ini sangat unik. Tidak seperti kantor desa pada umumnya, dan setahu saya ini yang pertama di Sulawesi Barat, khususnya di Polewali Mandar,” katanya.

Selain tampilan yang menarik, warga juga berharap kemegahan kantor desa ini sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan fasilitas yang lebih baik, mereka berharap pemerintah desa bisa lebih optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat.

“Gedung ini bukan hanya soal kemegahan, tetapi juga menjadi simbol pelayanan yang lebih baik dan transparan untuk masyarakat,” pungkas Baharuddin.

Dengan desain yang unik dan filosofi yang mendalam, Kantor Desa Kurma kini bukan hanya menjadi kebanggaan warga setempat, tetapi juga destinasi yang menarik perhatian banyak orang. Siapa sangka, di pelosok Polewali Mandar, berdiri sebuah kantor desa yang menghadirkan nuansa istana bagi masyarakatnya. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.