Senin, Juni 22, 2026

Mengenal Paving Block dan Klasifikasinya

MELIHAT INDONESIA – Mengutip Digilib Universitas Lampung, paving block atau beton untuk lantai adalah salah satu komposisi bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau bahan hidrolis sejenisnya, air dan agregat.

Pencampurannya dilakukan dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu beton itu.

Berikut penjelasannya.

Klasifikasi Paving Block

  1. Berdasarkan Bentuk
    a. Paving Block Segi Empat
    Untuk pemakaian jalanan lalu lintas sedang dan berat lebih cocok.
    b. Paving Block Segi Banyak
    Paving block dengan bentuk segi banyak bisa digunakan untuk keperluan konstruksi ringan, seperti untuk jalan lingkungan.
  2. Berdasarkan Ketebalan
    a. Paving block dengan ketebalan 60 mm, diperuntukkan bagi beban lalu lintas ringan. Frekuensinya terbatas pada pejalan kaki.
    b. Paving block dengan ketebalan 80 mm diperuntukkan bagi beban lalu lintas sedang. Frekuensinya terbatas pada pick up, truck dan bus.
    c. Paving block dengan ketebalan 100 mm, diperuntukkan bagi lalu lintas berat. Misalnya crane, loader dan alat berat lainnya.
  3. Berdasarkan Warna
    Selain untuk mempercantik penampilan, warna paving block juga digunakan sebagai pembatas. Adapun warna paving block di pasaran adalah hitam, merah dan abu-abu.
  4. Berdasarkan Kekuatan
    Kekuatan paving block berkisar antara 250 kg/cm2 hingga 450 kg/cm2, tergantung penggunaan lapis perkerasan. Umumnya, paving block yang telah banyak diproduksi mempunyai kuat tekan karakteristik antara 300 kg/cm2 hingga 350 kg/cm2. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.