Penunjukan Teddy Indra Wijaya sebagai Duta Sekolah Rakyat diungkap Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Ia menyebut, peran Teddy dinilai penting dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto sejak awal.
Gus Ipul menegaskan, penunjukan tersebut bukan hanya inisiatif dirinya, melainkan juga merupakan aspirasi dari para guru hingga kepala sekolah yang menginginkan Teddy menjadi duta program tersebut.
“Iya, resmi. Memang kita minta ya, tidak hanya saya tapi para guru, kepala sekolah, memang kita minta beliau menjadi Duta Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan Teddy dalam program Sekolah Rakyat telah berlangsung sejak tahap perintisan, termasuk dalam pengawalan pelaksanaan hingga pemberian masukan di lapangan maupun pada level regulasi.
“Jadi sejak awal berdirinya Sekolah Rakyat, ini terus berproses tentu banyak peran Pak Teddy ya dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini, mengawal dari awal, terus juga memberikan masukan, ikut memperkuat ya di lapangan mau di tingkat regulasi,” katanya.
Lebih lanjut, Gus Ipul memaparkan pembagian peran antara Teddy dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia menyebut Mensesneg lebih fokus pada koordinasi lintas kementerian, sementara Teddy berperan langsung dalam memantau implementasi teknis di lapangan.
Sebagai Duta Sekolah Rakyat, Teddy juga memiliki tugas untuk memperkenalkan serta menjelaskan program tersebut kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.
“Ya memperkenalkan, menjelaskan, dan juga menjadi semacam ikon lah ya dari Sekolah Rakyat. Supaya orang makin tahu, makin tahu, dan juga memahami dengan baik apa itu Sekolah Rakyat. Ya dari awal dulu, sementara kalau sekarang kan alhamdulillah udah relatif banyak yang tahu tentang Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.
Dengan peran tersebut, diharapkan program Sekolah Rakyat semakin dikenal luas dan berjalan optimal.