Sabtu, April 25, 2026

Pasar Rakyat Ngawen Siap Dibangun, Bupati Arief Rohman Pastikan Dukungan Penuh dari Kementerian PU

Setelah menunggu lebih dari setahun pasca kebakaran hebat yang melanda, Pasar Rakyat Ngawen akhirnya mendapatkan kepastian untuk dibangun kembali.

Kabar baik ini datang langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang memastikan akan merealisasikan pembangunan pasar pada tahun 2025.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama jajaran Kementerian PU pada Senin (29/9/2025) siang. Dalam pertemuan itu, ia didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini serta sejumlah OPD teknis.

“Alhamdulillah usulan kami tembus. Tahun ini Kementerian PU memastikan akan membantu pembangunan Pasar Ngawen sekaligus pembangunan Sekolah Rakyat SRMA 18 Blora Tahap II.

Saat ini tahapan sudah masuk lelang dengan pagu Rp38 miliar. Targetnya awal November kontrak ditandatangani, dan bulan itu juga pembangunan fisik dimulai,” ungkap Bupati.

Menurutnya, proyek ini akan berlangsung selama delapan bulan dan dilakukan secara multiyears, 2025 hingga 2026.

Pemkab Blora kini tengah mempersiapkan dukungan lapangan, mulai dari sosialisasi kepada pedagang, hingga pembersihan sisa bangunan agar sesuai desain yang dibuat Kementerian PU.

“Kami minta Dindagkop UKM dan DPUPR Blora bergerak cepat agar lokasi pembangunan siap dan aman,” tegas Arief.

Kabar pembangunan ini tentu menjadi angin segar bagi para pedagang dan masyarakat sekitar yang selama ini harus beradaptasi dengan kondisi pasar darurat.

Banyak pedagang berharap kehadiran pasar baru nantinya tidak hanya menjadi pusat ekonomi lokal, tetapi juga memberi wajah baru bagi Kecamatan Ngawen.

Tak hanya itu, Kementerian PU juga memberikan dukungan lain melalui pembangunan Sekolah Rakyat SRMA 18 Blora Tahap II.

Lokasi yang dipilih adalah lahan eks SD Internasional di belakang Kantor Lurah Balun, Cepu. Sebelumnya, pembangunan tahap I sudah selesai di lahan eks SDN 4 Balun.

“Seluruh pembangunan ini murni dari anggaran Kementerian PU, tidak menggunakan APBD Kabupaten. Karena itu, kami minta Dinas Pendidikan dan Dinsos P3A Blora ikut menyiapkan tahapan pendukung agar prosesnya berjalan lancar,” jelas Bupati.

Langkah nyata ini menunjukkan sinergi antara Pemkab Blora dan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pasca bencana sekaligus memperkuat sektor pendidikan.

Bupati Arief optimistis, dua pembangunan besar tersebut akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Blora.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.