Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bekerja sama dengan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) menggelar pasar murah bagi pengunjung Mal Pelayanan Publik (MPP) dan masyarakat sekitar, Kamis (11/9/2025).
Kepala DPMPTSP Blora, Bondan Arsiyanti, mengatakan pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, cabai, bawang, dan tempe dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Selisih harga yang diberikan sekitar Rp2.000.
“Sasaran dari pasar murah ini pengguna layanan yang berkunjung di MPP, karena pengunjung MPP ini relatif tinggi adanya tambahan berbagai loket. Sasaran lain juga masyarakat setempat, karena kantor kami berdekatan dengan rumah-rumah warga,” jelas Bondan.
Ia menegaskan, prioritas pasar murah ini adalah masyarakat dan pengunjung MPP, sementara pegawai MPP tidak diperbolehkan ikut membeli.
“Di internal sudah saya sampaikan jangan ada pegawai yang berebut dengan masyarakat di pasar murah. Sasaran kami ini pada masyarakat dan prioritas utama kami tujukan untuk masyarakat,” tegasnya.
Bondan berharap kegiatan ini bisa berlanjut secara rutin. “Kami akan lakukan koordinasi dengan DP4 untuk kegiatan pasar murah ini rutin terjadwal di MPP,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang memanfaatkan kesempatan membeli sembako dengan harga lebih murah. Salah satu pengunjung asal Desa Jiworejo, Kecamatan Jiken, Utami, mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut.
“Selisihnya Rp2.000 itu lumayan, tadi beli beras dan gula. Harga beras di pasar semakin naik di harga satu kilogram Rp14 ribu,” ujarnya.
Ia menambahkan, selisih harga cukup membantu, apalagi harga beras sedang melonjak. “Karena belum panen jadi harga beras di pasar naik. Selisihnya lumayan dan tadi beli beras Rp58 ribu untuk lima kilogram,” ucap Utami.