Rabu, April 29, 2026

Pimpinan KompasTV Ceritakan Dedikasi Ain, Korban Tragedi Kereta Bekasi

Kecelakaan tragis antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur turut merenggut nyawa seorang karyawati KompasTV, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain). Pihak manajemen menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhumah.

Pemimpin Redaksi KompasTV, Yogi Arief Nugroho, mengungkapkan rasa kehilangan yang besar atas sosok Ain yang telah lama menjadi bagian dari perusahaan.

“Kami keluarga besar KompasTV dan redaksi KompasTV mengalami kehilangan yang luar biasa atas kepergian rekan kami, rekan kerja, sahabat, saudara kami,” kata Yogi di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).

Yogi menyebut almarhumah telah mengabdi selama 11 tahun di KompasTV dengan rekam jejak yang sangat baik. Ia menegaskan tidak ada catatan buruk selama Ain bekerja.

“Satu apresiasi terima kasih kepada keluarga besar Nur Aini atas dedikasi, atas sumbangsih 11 tahun untuk KompasTV. Catatan yang luar biasa, tidak pernah ada catatan buruk atas kinerja beliau,” ucap Yogi.

Ia juga menggambarkan Ain sebagai pribadi yang ramah dan memiliki banyak relasi.

“Almarhumah juga dikenal luas pergaulannya, dikenal banyak kawannya,” tambahnya.

Pada hari kejadian, Ain diketahui meninggalkan kantor sekitar pukul 19.31 WIB. Pihak keluarga kemudian menghubungi kantor setelah mendapat kabar adanya kecelakaan kereta di Bekasi.

Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di Tambun, Bekasi, dengan proses pemakaman yang telah disiapkan oleh KompasTV atas persetujuan keluarga.

“Jadi kami sangat kehilangan, kami sangat kehilangan. Tetapi itu takdir Allah SWT,” imbuhnya.

Peristiwa kecelakaan tersebut menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi rekan kerja dan banyak pihak yang mengenal sosok almarhumah.

Pimpinan KompasTV Ceritakan Dedikasi Ain, Korban Tragedi Kereta Bekasi

Kecelakaan tragis antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur turut merenggut nyawa seorang karyawati KompasTV, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain). Pihak manajemen menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhumah.

Pemimpin Redaksi KompasTV, Yogi Arief Nugroho, mengungkapkan rasa kehilangan yang besar atas sosok Ain yang telah lama menjadi bagian dari perusahaan.

“Kami keluarga besar KompasTV dan redaksi KompasTV mengalami kehilangan yang luar biasa atas kepergian rekan kami, rekan kerja, sahabat, saudara kami,” kata Yogi di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).

Yogi menyebut almarhumah telah mengabdi selama 11 tahun di KompasTV dengan rekam jejak yang sangat baik. Ia menegaskan tidak ada catatan buruk selama Ain bekerja.

“Satu apresiasi terima kasih kepada keluarga besar Nur Aini atas dedikasi, atas sumbangsih 11 tahun untuk KompasTV. Catatan yang luar biasa, tidak pernah ada catatan buruk atas kinerja beliau,” ucap Yogi.

Ia juga menggambarkan Ain sebagai pribadi yang ramah dan memiliki banyak relasi.

“Almarhumah juga dikenal luas pergaulannya, dikenal banyak kawannya,” tambahnya.

Pada hari kejadian, Ain diketahui meninggalkan kantor sekitar pukul 19.31 WIB. Pihak keluarga kemudian menghubungi kantor setelah mendapat kabar adanya kecelakaan kereta di Bekasi.

Rencananya, almarhumah akan dimakamkan di Tambun, Bekasi, dengan proses pemakaman yang telah disiapkan oleh KompasTV atas persetujuan keluarga.

“Jadi kami sangat kehilangan, kami sangat kehilangan. Tetapi itu takdir Allah SWT,” imbuhnya.

Peristiwa kecelakaan tersebut menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi rekan kerja dan banyak pihak yang mengenal sosok almarhumah.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.