Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Blora mengintensifkan pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan. Kondisi ini menjadi perhatian langsung Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., yang meminta seluruh jajaran untuk memaksimalkan sisa waktu kerja yang ada.
Rakor yang berlangsung di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah tersebut diikuti seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam forum itu, Bupati Arief menerima laporan terkait capaian kinerja anggaran sekaligus perkembangan pembangunan yang tengah berjalan di berbagai sektor.
Bupati menekankan pentingnya pengelolaan waktu secara cermat di sisa hari kerja akhir tahun. Ia meminta seluruh kepala OPD hingga camat untuk menghitung secara detail progres pekerjaan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai tepat waktu.
“Kita harus berhitung dengan waktu kerja akhir tahun. Progresnya harus benar-benar dihitung. Saya minta nanti kita adakan rakor lagi untuk memantau perkembangannya,” tegas Bupati.
Sejalan dengan arahan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, mengingatkan bahwa percepatan realisasi anggaran harus tetap diimbangi dengan kualitas pekerjaan. Menurutnya, serapan anggaran dan realisasi fisik tidak boleh mengabaikan mutu hasil di lapangan.
“Saya juga minta kualitasnya perlu diperhatikan, termasuk juga pembiayaannya,” ujar Sekda.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan capaian sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora yang telah mencapai Rp508,8 miliar atau sekitar 98,52 persen. Ia optimistis realisasi PAD masih akan terus meningkat hingga akhir tahun.
“Nanti pada saat evaluasi akhir tahun akan kita lihat secara menyeluruh,” jelasnya.
Selain membahas kinerja fisik dan anggaran, rapat juga menyinggung pemenuhan hak pegawai. Sekda menegaskan agar pencairan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) segera direalisasikan.
“Mulai senin besok untuk gaji PPPK sudah harus mulai terbayarkan,” pintanya.
Sementara itu, Plt. Kepala DPUPR Blora, Nidzamudin Al Huda, memaparkan perkembangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora, termasuk pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
“Untuk ruas Cabak–Bleboh progresnya telah mencapai 98 persen, Jepon–Bogorejo 92 persen,Keser–Nglangitan–Tunjungan 90 persen, dan Japah–Tunjungan 92 persen,” paparnya.
Dengan sisa waktu yang ada, Pemkab Blora terus mendorong percepatan penyelesaian program prioritas agar seluruh target pembangunan tahun 2025 dapat dituntaskan sesuai perencanaan.