Minggu, April 19, 2026

Rombongan Santri SMP-IT DQ Gunung Sindur Kecelakaan di Tol Pandaan-Malang, Empat Orang Tewas

MELIHAT INDONESIA, MALANG – Kegiatan penguatan bahasa Inggris santri SMP-IT Darul Qur’an Mulia (DQM), Gunung Sindur, Bogor, harus tertunda akibat kecelakaan bus di Tol Pandaan-Malang. Rombongan yang bertujuan memperdalam kemampuan berbahasa di Kampung Inggris, Pare, Kediri, mengalami insiden tragis pada Senin (23/12/2024).

Perwakilan pesantren, Ustadz Abdurrahman, menyampaikan bahwa program tersebut bersifat sukarela, dirancang untuk mendukung santri yang ingin memperluas keterampilan bahasa Inggris. “Program ini diikuti oleh 40 santri yang memang memiliki keinginan untuk belajar lebih jauh di Kampung Inggris,” ujar Abdurrahman.

Mengutip informasi dari berbagai sumber, kegiatan tahunan ini telah mendapat persetujuan dari Yayasan Darul Qur’an Mulia. Program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan tiga bahasa, yakni Arab, Inggris, dan Indonesia, dalam pengajaran di Kampung Inggris.

Namun, perjalanan ke Pare berubah menjadi duka mendalam. Bus yang membawa rombongan mengalami kecelakaan di Km 77 Tol Pandaan-Malang. Akibat insiden itu, empat orang tewas, termasuk sopir, kernet, seorang guru pendamping, dan seorang tour leader.

Sebagian santri mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Korban tewas telah dibawa ke RSUD Dr. Saiful Anwar, Kota Malang, sedangkan santri yang terluka dirawat di beberapa rumah sakit seperti Lawang Medika dan Prima Husada.

Pihak pesantren terus memantau perkembangan kondisi korban dan menjalin komunikasi intensif dengan keluarga santri. “Sebagian sudah dijemput orang tua karena kondisinya membaik, tetapi ada yang masih menjalani perawatan intensif,” tambah Abdurrahman.

Selain itu, pesantren telah menyediakan call center khusus bagi keluarga korban untuk mendapatkan informasi terbaru. Ustadz Abdurrahman juga mengungkapkan duka mendalam atas insiden tersebut. “Kami turut berduka cita untuk para korban, terutama guru pendamping yang turut mendampingi santri selama perjalanan ini,” tuturnya.

Kejadian ini juga memicu pihak sekolah dan keluarga santri untuk menunggu hasil investigasi lebih lanjut. “Kami menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kecelakaan,” jelasnya.

Insiden ini memberikan pelajaran mendalam bagi pihak pesantren dan penyelenggara acara untuk meningkatkan aspek keselamatan dalam perjalanan serupa di masa mendatang. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.