Siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara sedang mengikuti kegiatan literasi membaca di lapangan sekolah ketika sebuah mobil pengantar makanan bergizi gratis menerobos pagar dan menabrak kerumunan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan menyebabkan 21 orang, termasuk siswa dan guru, harus menjalani perawatan medis meski tidak ada korban jiwa.
Mobil tersebut dikemudikan sopir pengganti bernama Adi Irawan dengan seorang kernet berinisial MRR, keduanya kini diperiksa intensif oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Cilincing Kompol Bobi Subasri menjelaskan bahwa sopir mengaku salah menginjak pedal saat hendak menaiki tanjakan menuju sekolah.
Rem yang dianggap tidak pakem membuatnya panik sehingga pedal gas diinjak secara tak sengaja hingga mobil menerobos pagar sekolah.
Polisi masih menyelidiki apakah insiden ini terjadi akibat kesalahan manusia atau faktor teknis kendaraan.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sanjaya langsung meninjau lokasi kejadian dan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada kepolisian.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah penyebab kecelakaan berasal dari kelalaian pengemudi, kondisi kendaraan, atau faktor lainnya.
Kegiatan sekolah sementara dihentikan untuk memastikan kondisi aman pascakejadian.