Sabtu, Juni 6, 2026

Sejarah Baru, Indonesia Punya Dua Pembalap Reguler di MotoGP 2026

Dua pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, dipastikan akan tampil secara reguler di ajang MotoGP 2026. Keduanya resmi menjadi bagian dari Honda Team Asia dan siap mengharumkan nama Indonesia di panggung balap dunia.

Veda Ega Pratama akan turun di kelas Moto3 bersama rekan setimnya asal Jepang, Zen Mitani. Sementara Mario Aji kembali tampil di kelas Moto2, berduet dengan Taiyo Furusato. Pengumuman resmi dilakukan oleh Honda Team Asia pada Jumat (31/10/2025).

“Honda Team Asia dengan bangga memberikan informasi terkait kedatangan dua bintang muda untuk Kejuaraan Dunia Moto3 2026: Veda Ega Pratama dari Indonesia dan Zen Mitani dari Jepang,” tulis Honda Team Asia dalam pernyataan resminya.

“Promosi mereka menggambarkan generasi baru Honda Team Asia: ambisius, berbakat, dan tekad kuat untuk bertarung melawan jajaran pembalap terbaik di dunia,” lanjut pernyataan tersebut.

Veda Ega, yang belum berusia 18 tahun, naik ke Moto3 usai menjadi runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Sebelumnya, ia juga menjuarai Idemitsu Asia Talent Cup Mandalika 2023. Ia merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) dan menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Asia.

Sementara itu, Mario Aji, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, akan menjalani musim kelimanya di ajang grand prix. Ia sudah tampil di Moto3 dan Moto2 sejak 2022, dan kini melanjutkan kiprahnya di kelas menengah MotoGP.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyampaikan harapan besar terhadap performa keduanya.

“Kami mengumumkan susunan pembalap Moto2 kami untuk tahun 2026, Mario Aji dan Taiyo Furusato. Bagi Mario, ini akan menjadi musim ketiganya di Moto2, dan kami berharap dapat melihat perkembangannya saat ia semakin dekat ke posisi teratas,” ujar Aoyama.

Mario sempat mencetak sejarah dengan finis posisi kesembilan di GP Americas, menjadi pembalap Indonesia pertama yang masuk 10 besar di ajang MotoGP. Namun, ia sempat mengalami cedera bahu pada musim 2025 dan kini siap bangkit.

“Saya perlu membuktikan bahwa semua orang yang masih percaya kepada saya telah membuat keputusan yang tepat. Saya tahu saya perlu bekerja keras musim dingin ini agar hasil di tahun 2026 dapat diperhitungkan,” kata Mario.

Keberhasilan dua pembalap muda ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), yang menilai pencapaian mereka sebagai bukti kemajuan dunia balap Tanah Air.

Sirkuit Mandalika, yang kini berstatus Grade A FIM, juga menjadi simbol kemajuan Indonesia di dunia motorsport. Kehadiran Veda Ega dan Mario Aji di MotoGP 2026 diharapkan bisa membangkitkan semangat baru bagi generasi muda Indonesia untuk menembus panggung balap dunia.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.