Sabtu, Juni 6, 2026

Demi Tampil Bak Pahlawan? BEM UGM Sebut Kasus BGN Hanya Karpet Merah Pencitraan Pemerintah!

Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka menuai beragam tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satu kritik datang dari Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang menilai proses hukum tersebut berpotensi sarat muatan politik.

Dalam pernyataannya, Tiyo secara terbuka mempertanyakan penetapan status tersangka terhadap Dadan. Ia menduga mantan Kepala BGN itu hanya dijadikan “kambing hitam” dalam polemik yang tengah berkembang terkait kasus tersebut.

Tiyo juga menyoroti kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya menunjukkan apa yang ia sebut sebagai “mentalitas mesias”. Ia menduga penanganan kasus ini dapat dimanfaatkan untuk membangun citra presiden sebagai sosok penyelamat di tengah krisis.

Menurutnya, muncul kesan bahwa proses penegakan hukum terhadap Dadan Hindayana dirancang untuk menghadirkan figur yang dianggap bertanggung jawab, sehingga pemerintah dapat tampil sebagai pihak yang berhasil menyelesaikan persoalan.

Pernyataan tersebut pun memicu perdebatan di ruang publik. Sejumlah pihak menilai kritik yang disampaikan merupakan bagian dari kontrol sosial yang wajar dalam negara demokrasi.

Namun, ada pula yang menegaskan bahwa proses hukum sebaiknya dihormati hingga seluruh fakta terungkap melalui mekanisme peradilan yang berlaku.

Kasus yang menyeret eks Kepala BGN itu sendiri masih menjadi perhatian publik dan terus berkembang seiring berlangsungnya proses penyidikan oleh aparat penegak hukum.

Sementara itu, berbagai pihak mendorong agar penanganan perkara dilakukan secara transparan dan bebas dari kepentingan politik.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.