Minggu, April 19, 2026

Sidang Isbat Ramadan 2025 Digelar Hari Ini, Kapan Awal Puasa Dimulai?

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Umat Islam di Indonesia tengah menantikan kepastian mengenai awal Ramadan 1446 Hijriah. Hari ini, Jumat (28/2/2025), Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat guna menetapkan tanggal resmi dimulainya ibadah puasa.

Sidang yang menjadi agenda tahunan ini akan dilangsungkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta Pusat. Sejumlah pihak, termasuk perwakilan organisasi Islam, pakar astronomi, serta para ulama, akan berpartisipasi dalam penentuan awal bulan suci.

Penentuan Awal Ramadan melalui Sidang Isbat

Sidang Isbat merupakan mekanisme penting dalam menentukan kapan umat Islam di Indonesia memulai puasa Ramadan. Prosesnya melibatkan dua pendekatan utama, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan secara langsung).

Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan akan memimpin jalannya sidang ini. Ia akan mendengarkan paparan dari tim ahli mengenai posisi bulan, sebelum memutuskan tanggal resmi 1 Ramadan 1446 H.

Tahapan Sidang Isbat 2025

Sidang Isbat akan dimulai dengan pemaparan hasil hisab yang telah dihimpun oleh para astronom. Data ini kemudian dibandingkan dengan hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pemantauan di Indonesia.

Jika hilal terlihat di sejumlah lokasi, maka 1 Ramadan akan ditetapkan pada keesokan harinya. Namun, jika bulan tidak dapat disaksikan, maka bulan Syakban akan digenapkan menjadi 30 hari sesuai kaidah fikih.

Lokasi Pemantauan Hilal di Indonesia

Kemenag telah menetapkan sejumlah titik pemantauan hilal yang tersebar di berbagai wilayah. Pemantauan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Kemenag, BMKG, dan ormas Islam.

Beberapa daerah yang menjadi lokasi utama pemantauan antara lain:

  • Aceh
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Sulawesi Selatan
  • Nusa Tenggara Barat

Dengan tersebarnya titik pemantauan ini, diharapkan hasil rukyatul hilal dapat memberikan kepastian bagi umat Islam dalam memulai ibadah puasa.

Bagaimana Masyarakat Bisa Mengikuti Sidang Isbat?

Kemenag menyediakan akses bagi masyarakat yang ingin mengikuti jalannya Sidang Isbat melalui siaran langsung di televisi maupun media digital. Selain itu, berbagai platform online juga akan menyiarkan hasil keputusan sidang secara real-time.

Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah sebelum menetapkan awal Ramadan. Hal ini penting agar seluruh umat Islam dapat berpuasa secara serempak sesuai keputusan yang telah ditetapkan.

Sidang Isbat sebagai Tradisi Keagamaan dan Ilmiah

Sidang Isbat bukan sekadar penetapan awal Ramadan, tetapi juga mencerminkan kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan syariat Islam. Dengan adanya pendekatan astronomi dan rukyat, keputusan yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi seluruh umat Islam di Indonesia.

Sebagai bagian dari tradisi yang terus berlangsung, Sidang Isbat menjadi simbol persatuan dalam menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh keyakinan dan kebersamaan. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.