MELIHAT INDONESIA – Kebiasaan makan es batu, yang dikenal sebagai pagophagia, bisa menjadi tanda anemia defisiensi besi.
Anemia jenis ini terjadi karena tubuh kekurangan zat besi yang diperlukan untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan anemia defisiensi besi sering mengembangkan kebiasaan makan es batu.
Meski alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, ada dugaan bahwa mengunyah es batu membantu meningkatkan kewaspadaan atau mengurangi peradangan di mulut akibat anemia.
Dampaknya
Jika kebiasaan makan es batu terus berlanjut tanpa penanganan, anemia defisiensi besi dapat memicu gejala seperti:
• Kelelahan
• Kulit pucat
• Sesak napas
• Pusing
Solusi
Jika Anda memiliki kebiasaan ini, penting untuk memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan darah dapat menentukan apakah Anda mengalami anemia, dan dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen zat besi atau perubahan pola makan, seperti mengonsumsi makanan kaya zat besi (daging merah, bayam, kacang-kacangan). (*)