Minggu, April 19, 2026

Tragedi Longsor Galian C Cirebon: Dari Cerita Rakyat hingga Korban Jiwa yang Terus Bertambah

Longsor maut terjadi di kawasan Galian C di Cirebon, yang tidak hanya menyisakan duka mendalam, tapi juga memunculkan kisah-kisah mistis dari masyarakat sekitar. Lokasi longsor ini dikenal dengan nama Gunung Kuda, sebuah tempat yang selama ini menyimpan cerita rakyat.

Seorang warga, Heri, menceritakan, “Orang tua dulu bilang, Gunung Kuda ini tempat yang angker. Kalau masuk ke sana tanpa izin, bisa celaka.” Cerita ini kini menjadi nyata setelah longsor besar yang menimpa area tambang ilegal tersebut.

Hingga kini, korban jiwa akibat longsor di Galian C terus bertambah. Data terakhir mencatat ada 19 orang meninggal dunia, dan dua jasad korban telah ditemukan tim pencari, seperti yang dikonfirmasi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cirebon.

Salah satu korban, menurut saksi, bekerja sebagai pemecah batu dan kuli angkut. Seorang rekan korban mengatakan, “Mereka hanya mencari nafkah sehari-hari, tapi malah jadi korban bencana.”

Tragisnya, tambang tersebut sebenarnya sudah diminta untuk berhenti beroperasi sejak bulan Maret lalu. Namun, permintaan tersebut diabaikan dan aktivitas tambang tetap berjalan, hingga akhirnya terjadi longsor yang menelan korban jiwa.

Kepala BPBD menegaskan, “Kami sudah mengimbau agar kegiatan di lokasi itu dihentikan karena berbahaya. Tapi sayangnya tidak diindahkan, sehingga kejadian ini tidak bisa dihindari.”

Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa keselamatan harus jadi prioritas utama, apalagi saat berhadapan dengan aktivitas tambang yang berisiko tinggi. Masyarakat sekitar pun berharap agar pihak berwenang mengambil langkah tegas supaya tragedi serupa tidak terulang lagi.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.