MELIHAT INDONESIA, BANGKOK – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) atau organisasi sepak bola sejagat bakal menggelar rapat darurat 20 Juli 2024 mendatang. Hasil rapat tersebut akan menentukan nasib keanggotaan Israel. Ada 6 negara yanbg minta Israel ditendang dari keanggotaan tersebut.
Berawal dari Federasi Sepakbola Palestina (PFA) mengajukan proposal kepada Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), saat kongres tahun di Bangkok, Thailand dan mendapatkan dukungan dari lima negara lainnya.
Presiden PFA, Jibril Rajoub meminta FIFA mengeluarkan Israel dari status anggota. Dari 211 anggota FIFA, 37 negara mengutuk serangan Israel kepada Palestina, khususnya di wilayah Gaza.
Menarik mengetahui siapa saja negara yang meminta Israel dicoret dari FIFA. Siapa saja mereka?
- Irak
Irak sampai saat ini tidak mengakui Israel sebagai negara yang sah. Sehingga tidak heran jika mereka pun mendukung Palestina untuk mendesak FIFA agar dicoret dari keanggotan Federasi Sepakbola Dunia tersebut.
- Yordania
Kedua negara berbagi perbatasan darat, dengan tiga penyeberangan perbatasan. Penyeberangan Yitzhak Rabin/Wadi Araba, Penyeberangan Sungai Jordan dan Penyeberangan Jembatan Allenby/King Hussein, yang menghubungkan Tepi Barat dengan Yordania.
Hubungan kedua negara diatur dalam perjanjian perdamaian Israel-Yordania pada 1994, yang secara resmi mengakhiri perang yang telah terjadi antara kedua negara sejak berdirinya Israel pada 1948. Meski begitu, hubungan kedua negara kini terus tegang dari waktu ke waktu.
- Yaman
Tidak ada hubungan diplomatik yang terjalin antara Israel dan Yaman dan hubungan kedua negara sangat tegang. Yaman menolak penerimaan orang dengan paspor Israel atau paspor apa pun dengan stempel Israel, dan negara tersebut didefinisikan sebagai “negara musuh” menurut hukum Israel.
- Suriah
Suriah tidak pernah mengakui Israel sebagai negara yang sah dan tidak menerima paspor Israel yang sah secara hukum untuk masuk ke wilayah Suriah. Israel juga menganggap Suriah sebagai negara yang bermusuhan dan umumnya melarang warganya bepergian ke sana.
- Aljazair
Aljazair dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, dengan Aljazair menjadi bagian dari boikot Liga Arab terhadap Israel, dan secara resmi tidak mengakui Negara Israel. Aljazair menolak masuk siapa pun yang memegang paspor Israel atau paspor lain dengan visa dari Israel.
- Palestina
Tentu Palestina berada di urutan pertama karena pihak mereka yang pertama kali meminta agar FIFA mencoret Israel. Tentu sebagai korban kejahatan Israel, Palestina menganggap negara tersebut tak layak untuk tetap menjadi anggota FIFA.
Tak hanya karena telah membunuh banyak warga sipil, penyerangan Israel juga telah membatasi Palestina dalam hal sepakbola. FIFA selaku induk utama dari sepakbola dunia pun diharapkan segera menghukum Israel atas sikap negara tersebut. (Tim)