MELIHAT INDONESIA – Gas air mata biasa digunakan kepolisian untuk membubarkan paksa aksi demonstrasi.
Paparan gas air mata menyimpan berbagai potensi bahaya.
Berikut beberapa efeknya yang tentu berbahaya:
- Sesak napas
Efek paling sering terjadi saat seseorang terpapar gas air mata adalah sesak napas. Kondisi ini bisa sangat berbahaya karena bisa membuat korban merasa seperti tercekik, bahkan pada kondisi tertentu bisa memicu gawat napas atau respiratory distress. - Iritasi pada tubuh
Komponen pada gas air mata adalah gas iritan. Gas jenis ini bisa menyebabkan iritasi pada mukosa dan sel-sel lain di dalam tubuh.
Gejala iritasi yang bisa muncul mulai dari mukosa hidung terasa panas, hidung berair, tenggorokan panas dan terasa seperti tercekik, berdahak, hingga paru-paru terasa nyeri dan sesak napas.
- Kerusakan jaringan di paru-paru
Terpapar gas air mata yang terlalu banyak bisa menyebabkan masalah menetap di paru-paru. Misalnya kerusakan jaringan yang bisa membuat korban batuk menetap, hingga sesak menetap. - Mata terbakar
Masalah juga bukan hanya di paru-paru, gas air mata bisa menyerang bagian mata. Efeknya bisa menyebabkan penglihatan kabur hingga rasa perih yang membuat mata berair. (*)