Minggu, April 19, 2026

Pramono Anung dan Rano Karno Terima Pesan Khusus dari Jusuf Kalla, Fokus pada Solusi Permasalahan Jakarta

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, baru-baru ini melakukan kunjungan penting ke kediaman mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla (JK). Dalam pertemuan yang berlangsung di rumah JK di Jakarta Selatan pada Senin, 9 Agustus 2024, JK menyampaikan sejumlah pesan penting untuk Pramono dan Rano, terutama terkait tantangan besar yang akan mereka hadapi dalam memimpin Jakarta.

Tantangan Pokok Jakarta: Kemacetan, Banjir, dan Daerah Kumuh

Dalam pertemuan tersebut, JK memberikan perhatian khusus pada tiga masalah utama yang selalu menghantui Jakarta, yakni kemacetan, banjir, dan keberadaan daerah kumuh. Ia mengingatkan bahwa masalah-masalah ini harus menjadi fokus utama jika pasangan ini terpilih memimpin Jakarta.

“Penyelesaian masalah pokok Jakarta seperti kemacetan, kebanjiran, dan daerah kumuh,” kata JK, menekankan pentingnya menangani isu ini secara serius. Ia menambahkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah ketimpangan sosial yang begitu mencolok di ibu kota.

Ketimpangan Sosial: Kemewahan dan Kemiskinan yang Berbatasan

JK menyoroti ketimpangan yang mencolok antara kawasan elit seperti Kebayoran, Menteng, dan Pantai Indah Kapuk (PIK) dengan daerah kumuh yang sering hanya berjarak beberapa kilometer. “Jakarta ini jangan gap-nya terlalu tinggi. Coba lihat Kebayoran, Menteng, PIK, lihat istana-istana, tapi baru satu kilometer sebelahnya ada daerah sangat kumuh,” ujar JK.

JK menekankan bahwa pemerintah Jakarta harus memahami dan mengatasi kesenjangan ini agar pembangunan Jakarta tidak hanya berpihak pada kaum elit, melainkan juga memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah-daerah yang kurang berkembang.

Nasihat Kepemimpinan: Tenang, Santun, dan Cepat Mengambil Keputusan

Pramono Anung mengungkapkan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus belajar dari pengalaman panjang JK dalam memimpin. Salah satu pesan penting yang disampaikan oleh JK adalah pentingnya menjadi pemimpin yang tenang, santun, dan berani dalam mengambil keputusan.

“Yang saya dapatkan dari Pak JK, dengan pengalaman panjang beliau, tadi beliau memesankan untuk memimpin Jakarta ini harus tenang, harus santun, harus fokus, berani memutuskan,” ungkap Pramono.

Selain itu, JK dikenal sebagai sosok yang cepat dalam mengambil keputusan, yang menurut Pramono merupakan hal yang sangat mereka pelajari dalam pertemuan tersebut.

Belajar dari JK: Kepemimpinan yang Cepat dan Simpel

Pramono dan Rano mengaku terkesan dengan gaya kepemimpinan JK yang dinilai cepat, tepat, dan sederhana dalam mengambil keputusan. Hal ini mereka anggap sebagai pelajaran penting yang dapat diterapkan jika nantinya memimpin Jakarta. “Beliau dalam memutuskan sesuatu sangat cepat, tepat, dan simpel. Maka itulah yang kemudian saya dan bang Doel pada malam hari ini ingin belajar,” kata Pramono.

Kunjungan Pramono dan Rano ke Jusuf Kalla ini menunjukkan betapa pentingnya memanfaatkan pengalaman para tokoh senior dalam merancang strategi untuk menghadapi tantangan besar Jakarta. Dengan nasihat yang mereka terima, pasangan ini berharap dapat membawa perubahan positif bagi Jakarta. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.