MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor urut 01 Andika Perkasa-Hendrar Prihadi berjanji mengupayakan penyelesaian masalah kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah.
Andika mengatakan, potret dari pembangunan sosial budaya hingga pendidikan bisa dilihat dari jumlah rakyat miskin di Jateng yang saat ini berkisar 10,47 persen atau sekitar 3,7 juta jiwa.
Menurutnya, masalah kemiskinan ekstrem bisa diselesaikan jika pertumbuhan ekonomi di wilayah ini semakin membaik.
“Kami berupaya untuk mewujudkan pertumbukan ekonomi 6 sampai 6,5 persen kemudian juga dengan angka kemiskinan ektrem nol,” ucap Andika saat membuka Debat Ketiga Paslon Gubernur Jateng, Rabu (20/11/2024).
Andika berharap jika dirinya terpilih memimpin lima tahun ke depan, maka pada akhir 2029 nanti hidup masyarakat Jateng bisa lebih baik.
Perlu diketahui, KPU menggelar debat ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan disiarkan secara daring, Rabu (20/11/2024).
Ini merupakan debat terakhir sebelum pemungutan suara pada Rabu (27/11/2024) mendatang.
Adapun tema pada debat kali ini adalah “Membangun Sosial Budaya, Pendidikan, Kesehatan, dan Perlindungan untuk Masyarakat yang Sejahtera dan Toleran”. (*)