Partai NasDem menyampaikan sikapnya terkait wacana Presiden Prabowo Subianto menjabat dua periode yang belakangan ramai diperbincangkan. NasDem menilai wacana tersebut masuk akal, namun pada saat yang sama juga menyebut dukungan untuk dua periode masih terlalu dini untuk dibicarakan.
NasDem menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo saat ini baru berjalan, sehingga fokus utama seharusnya diarahkan pada kinerja dan pelaksanaan program kerja, bukan pada pembahasan periode berikutnya.
Menurut NasDem, secara konstitusional wacana dua periode adalah hal yang sah dan memungkinkan. Namun, partai tersebut menilai pembahasan soal dukungan dua periode sebaiknya tidak dilakukan terlalu cepat, karena masa pemerintahan masih di tahap awal.
NasDem mengingatkan bahwa publik seharusnya menilai pemerintahan berdasarkan hasil kerja nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar spekulasi politik jangka panjang.
Dalam pernyataannya, NasDem juga menyebut bahwa dukungan politik untuk Prabowo dua periode masih prematur. Partai tersebut menilai belum saatnya membicarakan arah politik pemilu mendatang ketika pemerintahan masih fokus menjalankan agenda awal.
NasDem menekankan pentingnya menjaga iklim politik tetap kondusif dan tidak terburu-buru dalam membangun narasi politik yang berpotensi mengganggu fokus kerja pemerintah.
NasDem menegaskan bahwa saat ini prioritas utama adalah menyukseskan pemerintahan Prabowo dalam lima tahun pertama. Evaluasi terhadap kepemimpinan presiden baru dinilai tepat dilakukan setelah publik melihat hasil dan dampak kebijakan secara nyata.
Wacana dua periode, menurut NasDem, biarlah berkembang secara alami seiring perjalanan waktu dan kinerja pemerintahan.