Minggu, April 19, 2026

Ganjar Pranowo Melakukan Simulasi Persiapan Pembukaan Candi Borobudur

Magelang – Kabar bahagia untuk Kalian Para traveler yang rindu piknik, mulai akhir pekan ini Candi Borobudur mulai dibuka untuk wisatawan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pembukaan akan dilakukan bertahap dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tutup sejak tiga bulan, sejak 20 Maret 2020, hari ini, Rabu (10/6) Candi Borobudur mulai disiapkan untuk dibuka kembali. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun datang dan melakukan simulasi seandainya para wisatawan sudah diizinkan masuk kawasan candi terbesar di dunia tersebut.

Dalam kesiapan pembukaan Candi Borobudur, Ganjar bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko melakukan simulasi. Dalam simulasi tersebut dipraktekkan penerapan protokol kesehatan sejak pintu gerbang sampai di depan anak tangga pertama Candi Borobudur.

“Dari awal (peraturannya) sangat rigid. Saya harap masyarakat tahu meski nanti akan ada guide. Ini akan jadi obat rindu. Kehati-hatian tetap kita lakukan,” kata Ganjar.

Sejak tiba di pintu gerbang peraturan protokol kesehatan mulai dilakukan dengan penyemprotan disinfektan pada seluruh mobil yang masuk. Setelah masuk, pengunjung turun dari mobil di drop off. Kemudian secara antre pada garis-garis pembatas lalu mereka harus cuci tangan di wastafel yang telah disiapkan pengelola. Sebelum menuju loket, pengunjung harus memasuki bilik disinfektan yang menyemprotkan air sabun.

Jaga jarak juga jadi peraturan yang diterapkan. Termasuk di loket dan pintu masuk ke Candi. Jika pengunjung enggan mengantre panjang, pengelola juga menyiapkan loket elektronik. Yang terakhir pemeriksaan suhu badan, dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan barang-barang bawaan. Ketika ada pengunjung yang suhu badannya mencapai 37,8 dia tidak boleh masuk dan dipersilakan balik kanan.

“Kita akan coba dari awal agar bisa menyiapkan SOP wisata yang aman sehingga tidak ada penularan. Semoga ini memberi informasi kepada masyarakat,” kata Ganjar.

Jika SOP tersebut dapat ditepati oleh pengelola Candi Borobudur, bukan tidak mungkin akan jadi percontohan untuk diterapkan di destinasi wisata di Jawa Tengah. Untuk uji coba, Ganjar mempersilakan akhir pekan ini dilakukan.

“Minggu depan boleh buka untuk 100 orang. Mungkin teman-teman wartawan yang mengawali. Terus 200 orang, bisa untuk teman-teman yang ingin memberi penilaian,” katanya.

Tapi sebelum akhirnya benar-benar dibuka, Ganjar menegaskan setidaknya di kawasan sekitar Candi Borobudur mesti menepati selama 14 Hari tidak ada penambahan kasus positif COVID-19. Hal itu juga jadi landasan pihak pengelola yang hanya akan membuka pintu Candi Borobudur untuk maksimal 5000 orang setiap hari atau hanya 20 persen dari total kunjungan di hari normal.

“Kita lihat selama 14 hari ke depan. Kalau konsisten ada penurunan akan kita buka. Ini akan jadi obat rindu. Banyak keluhan dari pelaku usaha pariwisata maupun masyarakat, karena video saja tidak cukup,” katanya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.