MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Paguyuban Kepala Desa (PKD) dari berbagai daerah di Jateng mengirim karangan bunga berisi ucapan selamat atas pelantikan Gubernur Jateng.
Berdasarkan pengamatan, setidaknya paguyuban kepala desa yang mengirim karangan bunga dari PKD Kabupaten Semarang, PKD Kabupaten Magelang, PKD Demak, PKD Temanggung, PKD Wonogiri.
Karangan bunga dari PKD tampak mencolok lantaran dipajang berderet, seragam dengan nuansa warga biru.
“Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Bp Ahmad Luthfi dan Bp Taj Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah,” tulis keterangan di karangan bunga.
Ahmad Luthfi-Taj Yasin resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan di Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Ucapan selamat dari PKD menyorot perhatian publik lantaran saat masa kampanye, paslon Luthfi-Yasin diisukan mengerahkan kepala desa yang seharusnya netral dan tidak terlibat politik praktis.
Dugaan mobilisasi kades dalam Pilgub Jateng 2024 diduga terjadi secara massif di beberapa titik. Bawaslu sempat melakukan penggerebekan acara perkumpulan kades.
Pada Rabu (23/10/2024), puluhan kades yang tergabung dalam PKD dari berbagai kabupaten/kota di Jateng mengikuti pertemuan secara tertutup di Gumaya Tower Hotel, hotel bintang lima di Kota Semarang.
Para kades yang hadir membubarkan diri saat digerebek tim Bawaslu Kota Semarang. Bawaslu memperkirakan terdapat 90-an kades yang mengikuti pertemuan, mereka merupakan delegasi dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Kades yang terkonfirmasi hadir dalam acara berslogan “Satu Komando bersama Sampai Akhir” ini antara lain kades dari Pati, Rembang, Blora, Sukoharjo, Sragen, Kebumen, Purworejo, Klaten, Wonogiri, Cilacap, Brebes, Pemalang, Kendal, Demak, dan Semarang.
Sepekan sebelumnya pada Kamis (17/10/2024) terdapat kurang lebih 200 kades dari Kabupaten Kendal yang menggelar pertemuan serupa di Graha Padma, kawasan perumahan elite di Kota Semarang.
Tim Bawaslu sempat kesulitan saat hendak memasuki ruangan pertemuan. Tak lama berselang, rangkaian acara pertemuan kades diduga dipersingkat sehingga pesertanya bubar lebih awal.
Dugaan mobilisasi kades juga terjadi di tempat lain. Puluhan kades dari Kabupaten Pemalang dan Tegal melakukan pertemuan di Hotel Grand Dian, Kabupaten Pekalongan pada Selasa (22/10/2024).
Meski ada beberapa pertemuan yang digerebek, tetapi Bawaslu gagal mengusutnya secara tuntas. Buktinya, hingga tahapan pilkada usai, tak ada kades yang dinyatakan melanggar dan dikenai sanksi sesuai peraturan. (*)