Jumat, April 17, 2026

Video Grebek Sejoli di Pakansari, Kreatornya Dipolisikan karena Dinilai Rusak Citra Daerah

Aksi seorang konten kreator yang memublikasikan video penggerebekan pasangan muda-mudi diduga bermesraan di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, berbuntut panjang. Alih-alih mendapat pujian, video viral itu justru dinilai hoaks dan kini berbuntut laporan resmi ke polisi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah melaporkan kreator di balik akun Instagram @_bemskuy ke Polres Bogor atas dugaan penyebaran informasi bohong yang mencoreng nama baik daerah. Aksi yang disebut-sebut bertujuan menyoroti realita sosial itu justru dianggap merusak citra kawasan publik yang selama ini telah ditata tertib dan bersih.

“Ini sudah kejadian kedua. Yang pertama di dalam mobil, dan yang kedua di atas motor. Keduanya dibuat oleh orang yang sama dan ini jelas hoaks,” tegas Plh Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, dikutip dari Antara.

Dalam video yang viral tersebut, tampak seorang pria berkeliling menggunakan sepeda motor sambil menyorot sudut-sudut gelap kawasan Stadion Pakansari dengan lampu motornya. Beberapa pasangan tampak terkejut dan mencoba menghindar dari sorotan kamera, menimbulkan kesan bahwa mereka tengah melakukan perbuatan tak senonoh.

Namun Anwar menegaskan, konten itu merupakan rekayasa. Ia menyebut video tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya kawasan Pakansari, yang kini telah ditata menjadi ruang publik yang bersih dan tertib.

“Mereka ini kelompok orang yang justru merusak nama baik perangkat daerah, terutama kawasan Pakansari yang saat ini sudah jauh lebih baik kondisinya,” ujarnya.

Pelaporan ke polisi, menurut Anwar, dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor yang memiliki kewenangan atas pengelolaan kawasan Pakansari.

“Tupoksinya ada di Dispora. Jadi Dispora nanti yang akan menyampaikan laporan pencemaran nama baik atau perbuatan tidak menyenangkan ke Polres Bogor,” ungkapnya.

Konten-konten semacam itu dinilai dapat menyesatkan masyarakat dan menciptakan stigma buruk terhadap ruang publik yang sudah dibenahi. Oleh karena itu, Pemkab Bogor berharap pelaku segera ditindak tegas.

“Harapan kami, pelakunya bisa ditangkap supaya ada efek jera,” pungkas Anwar.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.