Kamis, April 23, 2026

Program Gastra Blora Hadirkan Berkah, Rp75 Juta Disalurkan untuk 160 Anak Yatim

Program Gastra atau Gerakan Subuh Sejahtera, kegiatan rutin Pemkab Blora bersama Baznas setiap selapan sekali, kembali menghadirkan berkah bagi masyarakat. Gelaran bulan November 2025 yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora berhasil menghimpun dana sedekah sebesar Rp75 juta yang seluruhnya didedikasikan untuk santunan anak yatim piatu.

Ketua Baznas Kabupaten Blora, H. Sutaat S.Pd., menyampaikan bahwa dukungan para ASN dari berbagai sektor kembali membawa hasil yang menggembirakan.
“Alhamdulillah dari kegiatan sedekah subuh Gastra bulan ini kita berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 75 juta rupiah. Yang berasal dari ASN Pemkab Blora, termasuk jajaran pendidikan dan kesehatan. Dana itu tidak dimasukkan kas Baznas, namun dikelola terpisah khusus untuk santunan anak yatim piatu yang datanya kami dapatkan dari Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, penyaluran santunan direncanakan menyentuh 160 anak yatim piatu dari 16 kecamatan.

“Kali ini santunan akan diberikan kepada 160 anak yatim piatu dari 16 Kecamatan, yang penerimanya ditetapkan oleh masing-masing Korwil Bidik Kecamatan. Harapannya bisa untuk membantu kelangsungan pendidikan anak anak yatim piatu agar tidak putus sekolah. Namun karena jarak dan waktu, sehingga secara simbolis santunan diserahkan Bapak Bupati kepada perwakilan 6 anak yatim piatu yang hadir mengikuti Subuh Berjamaah. Selebihnya akan disalurkan ke masing-masing Korwil Bidik Kecamatan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora Gus Arief turut menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan program Gastra yang secara konsisten berjalan setiap bulan.

“Alhamdulillah…. Program Gastra ‘Gerakan Subuh Sejahtera’ edisi bulan November 2025 berjalan lancar di Pendopo ini. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud upaya batiniah kita bersama agar Blora kedepannya semakin berkah dan bisa menjadi Kabupaten yang maju serta dilindungi Allah SWT,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa tantangan pembangunan tidak akan menghentikan semangat Pemkab Blora untuk terus memberikan layanan terbaik.

Ia menyampaikan bahwa menjelang akhir tahun serta menghadapi pengurangan anggaran tahun 2026, pemerintah daerah akan memaksimalkan berbagai lini. Fokus pembangunan tetap mencakup aspek lahiriah maupun batiniah.

Dalam kesempatan ini, Gus Arief juga menyampaikan apresiasi kepada para ASN dan donatur yang setia berkontribusi melalui sedekah subuh.

“Sedekah saat waktu subuh itu pahalanya luar biasa, menjadi upaya batiniah yang rutin kita kerjakan. Terimakasih kepada semuanya yang telah berkontribusi. Terimakasih juga untuk seluruh jamaah yang hadir secara rutin selapanan dalam kegiatan Gastra ini. Semoga ini membawa kemanfaatan, kedamaian dan keberkahan untuk kita semuanya. Semoga Gastra bisa terus kita laksanakan secara rutin,” tambahnya.

Tidak hanya sholat subuh berjamaah dan sedekah, rangkaian Gastra juga diisi istighosah Majelis Dzikrus Salikin, santunan anak yatim piatu, serta tausiah agama. Acara dipimpin oleh KH. Drs. Hamdani Bakran Adz-Dzakie dari Yogyakarta, dan tausiah disampaikan KH. Nurkolis dari Kunduran Blora.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Gus Muh. Kholilurrohman, Gus Anas Alimi, Gus Imam Syafi’i, Gus Ahmad Najib, Gus Hasib As’ad, Gus Insan Kamil, dan Gus Abdul Shomad, bersama jajaran Kepala OPD dan masyarakat. Usai kegiatan, seluruh peserta menikmati sarapan bersama yang disediakan panitia.

Program Gastra kembali membuktikan bahwa kekuatan kebersamaan dapat menghadirkan manfaat nyata mendukung pendidikan, menguatkan spiritualitas, dan meneguhkan solidaritas warga Blora.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.