Kamis, April 16, 2026

Anggaran Internet Dipangkas, Pemkab Blora Lakukan Efisiensi di Seluruh OPD dan Kecamatan

Upaya efisiensi anggaran dilakukan Pemerintah Kabupaten Blora dengan memangkas belanja internet di seluruh dinas, badan, rumah sakit, hingga kecamatan. Kebijakan ini diambil setelah dilakukan evaluasi penggunaan jaringan di lingkungan pemerintah daerah.

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan bahwa anggaran yang semula sekitar Rp 2,5 miliar berhasil ditekan menjadi sekitar Rp 1,9 miliar.

“Terkait dengan yang tentang internet kemarin, saya menyampaikan hari ini kita adakan rapat ya, dari Rp. 2,5 Miliar ini sebenarnya untuk semua OPD dan kecamatan yang ada. Nah, tadi saya minta untuk dilakukan efisiensi, ini ketemu di 1,9 Miliar ya,” terang Bupati.

Meski dilakukan pengurangan anggaran, pemerintah daerah memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Semoga tidak mengurangi pelayanan, karena memang ini kan tersebar di semua OPD dan kecamatan,” terangnya.
Anggaran hasil efisiensi nantinya akan dialokasikan kembali untuk mendukung program prioritas pemerintah pusat maupun pembangunan infrastruktur di Blora.

Selain itu, dalam rapat juga diputuskan penghentian langganan aplikasi berbayar seperti Capcut dan Canva di salah satu dinas sebagai bagian dari langkah penghematan.

Kepala Dinas Kominfo Blora, Pratikto Nugroho, menjelaskan bahwa efisiensi ini disertai dengan penerapan standar penggunaan internet di setiap instansi.

“Pak Bupati dan Pak Sekda sudah mengambil satu kebijakan dalam rangka efisiensi penggunaan jaringan internet ini, sehingga tadi diputuskan untuk kecamatan dan OPD ada batasan standarisasi penggunaan,” terangnya.

Ia menambahkan, penggunaan internet untuk OPD dibatasi sekitar 100 Mbps, sementara kecamatan 50 Mbps, dengan tetap memperhatikan kebutuhan layanan publik.

“Jadi untuk OPD batasan penggunaannya itu hanya sekitar 100 Mbps, kemudian untuk kecamatan itu 50 Mbps. Kemudian juga untuk Korwil, Puskesmas dan lainnya, apalagi yang memang langsung di pelayanan masyarakat, sehingga tetap harus dicukupi,” jelas Pratikto.

Kebijakan ini akan segera diterapkan dan terus dievaluasi agar tidak berdampak pada kualitas pelayanan.

“Dan ketika nanti ternyata ini memberikan dampak terhadap pelayanan masyarakat, tentu kita akan lakukan evaluasi kembali. Karena pada prinsipnya kita kan upaya kita untuk pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, Pemkab Blora juga berencana menggandeng pihak swasta melalui program CSR untuk mendukung penyediaan jaringan internet di ruang publik.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.