Minggu, April 19, 2026

Peneliti Pakai AI Bongkar Pengadaan “Aneh” di Komdigi, Sewa Tanaman Hias Tembus Rp 1 Miliar

Sejumlah pengadaan barang dan jasa di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadi sorotan setelah terdeteksi tidak lazim oleh sistem berbasis Artificial Intelligence. Temuan ini diungkap oleh mantan Direktur Riset AI Nasional, Abil Sudarman.

Melalui media sosialnya, Abil memperlihatkan dashboard early warning system yang dirancang untuk mengidentifikasi pengadaan mencurigakan di berbagai level, mulai dari pemerintah daerah hingga kementerian.

“Kalian lihat ini, ini dashboard early warning system untuk pengadaan-pengadaan aneh di seluruh Indonesia,” ujar Abil Sudarman.

Dalam salah satu unggahannya, ia menyebut pengadaan di Komdigi sebagai yang paling mencolok sepanjang tahun ini.

“Pengadaan tahun ini yang gue lihat paling aneh, dimenangkan oleh Komdigi. Kalau kemarin loker aneh, sekarang pengadaan teraneh,” ujar Abil Sudarman.

Salah satu temuan yang mencuri perhatian adalah anggaran sewa tanaman hias di lingkungan kementerian, termasuk ruang Wakil Menteri dan rumah dinas Menteri, dengan nilai mencapai Rp 1,17 miliar untuk satu tahun.

“Rp 1 miliar buat sewa tanaman hias, buat apaan itu? Gue rasa dia bikin Garden by the Bay yang kayak di Singapura,” sindir Abil.

Menurut analisis sistem AI tersebut, pengadaan ini dinilai tidak proporsional karena berkaitan dengan kebutuhan estetika yang tidak bersifat mendesak.

Selain itu, sistem juga menyoroti pengadaan sewa taman indoor senilai Rp 1,14 miliar per tahun. Anggaran ini dikategorikan sebagai belanja non-prioritas yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap penggunaan dana publik.

Temuan tersebut memicu perhatian publik terkait efektivitas dan transparansi pengelolaan anggaran di lingkungan kementerian.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.