Fasilitas kesehatan menjadi salah satu kebutuhan yang menunjang kesejahteraan masyarakat. Kepedulian dari kepala daerah terhadap kesehatan warganya kerap menjadi sorotan lewat fasilitas yang disediakan. Hal itulah yang kini sedang menjadi konsen dari Bupati Blora Arief Rohman.
Arief Rohman, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blora untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan milik daerah, mulai dari RSUD hingga Puskesmas.
Dalam momentum peringatan HUT RSUD Samin Surosentiko sekaligus sosialisasi layanan BPJS Kesehatan, ia meminta seluruh tenaga medis dan non-medis melayani masyarakat secara profesional, ramah, dan sepenuh hati, karena kesehatan adalah hak dasar yang harus dijamin negara.
Sebagai bentuk pengawasan, Bupati membuka ruang aduan publik, bahkan bersedia menerima laporan langsung melalui saluran khusus. Aparatur yang tidak melayani dengan baik akan dievaluasi hingga diberi sanksi tegas, sebagai bentuk tanggung jawab atas dana publik yang digunakan untuk menggaji mereka.
Narasi ini mencerminkan semangat reformasi layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, agar lebih transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Bupati juga mendorong peran aktif kepala desa hingga RT/RW untuk memastikan warganya yang sakit mendapatkan penanganan cepat, terutama di wilayah terpencil yang selama ini terkendala akses.
Pemerintah juga menegaskan tidak ada alasan warga miskin takut berobat karena Pemkab Blora siap menanggung biaya melalui BPJS Kesehatan, Baznas, atau bantuan dari dinas terkait. Ini bagian dari upaya menjamin akses kesehatan yang inklusif dan berkeadilan sosial.
Bupati menargetkan agar RSUD Samin Surosentiko yang kini bertipe D bisa meningkat menjadi tipe C, dengan rencana penambahan gedung, fasilitas medis, serta dokter spesialis. Hal ini mencerminkan komitmen jangka panjang dalam pembangunan infrastruktur kesehatan yang berkelanjutan, terutama bagi masyarakat Blora bagian selatan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Blora, Mulyanto, dan Direktur RSUD Samin Surosentiko, dr. Hartono, menyatakan kesiapan untuk menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan bebas keluhan. Saat ini, RSUD tersebut telah memiliki empat dokter spesialis dan berbagai layanan penunjang medis yang siap melayani masyarakat secara optimal.
Langkah ini mendapat dukungan luas dari legislatif, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat, menandakan bahwa transformasi layanan kesehatan di Blora merupakan gerakan kolaboratif antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat.