Kamis, April 23, 2026

Bupati Blora dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Kebakaran di Kecamatan Jati

Pemerintah Kabupaten Blora menunjukkan aksi cepat tanggap terhadap warga yang terdampak bencana angin puting beliung dan kebakaran di Desa Gabusan serta Desa Singget, Kecamatan Jati. Kamis (23/10/2025) sore, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, turun langsung ke lokasi bersama jajaran Baznas Blora untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moral kepada para korban.

Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu hadir bersama perangkat kecamatan dan pengurus Baznas. Bantuan diserahkan langsung kepada warga yang rumahnya rusak akibat bencana, disertai doa dan semangat agar mereka segera bangkit dari keterpurukan.

“Saya turut prihatin atas musibah ini. Semoga tidak terulang kembali, dan warga yang terdampak bisa segera memperbaiki rumah serta bangkit dari situasi ini,” ujar Mas Arief saat berada di lokasi.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh ASN Pemkab Blora yang telah menyalurkan zakat melalui Baznas, karena dana zakat tersebut kini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada seluruh ASN yang telah menyalurkan zakat ke Baznas Blora. Zakat yang Bapak-Ibu salurkan sangat bermanfaat untuk membantu saudara-saudara kita di desa yang terdampak bencana ini,” tambahnya.

Ketua Baznas Kabupaten Blora, Sutaat, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp62 juta, diperuntukkan bagi 23 rumah terdampak angin puting beliung dan 1 rumah korban kebakaran.

“Bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Semoga bisa meringankan beban warga dan membantu mereka memulai kembali kehidupan pascabencana,” ujar Sutaat.

Bencana angin puting beliung sendiri melanda wilayah Desa Gabusan dan Desa Singget pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Selain itu, kebakaran juga sempat menimpa rumah Radi, warga Dukuh Guwaran, Desa Gabusan.

Salah satu korban, Wadiyo (60), warga Dukuh Kayen, Desa Singget, menceritakan detik-detik saat kejadian berlangsung.

“Waktu kejadian sekitar 30 menit hujan deras disertai angin kencang. Kami sekeluarga langsung keluar rumah, Alhamdulillah semua selamat walau rumah roboh. Sementara ini kami tinggal di bekas rumah yang sudah dibersihkan,” ungkapnya.

Di Desa Gabusan, terdapat 20 rumah yang mengalami kerusakan berat hingga roboh, dengan perkiraan kerugian antara Rp20 juta hingga Rp120 juta. Sementara di Desa Singget, tiga rumah dilaporkan rusak sedang hingga berat.

Pemerintah Kabupaten Blora bersama Baznas, Dinas Sosial, relawan, serta unsur TNI-Polri terus bergerak cepat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Langkah sinergis ini diharapkan dapat mengembalikan kehidupan warga seperti sedia kala, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Blora.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.