Sabtu, April 25, 2026

Bupati Blora Serukan Perlindungan Siswa dari Pengaruh Negatif

Bupati Blora, Arief Rohman, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora menggelar silaturahmi dengan para kepala SMP, SMA, SMK, dan MAN, baik negeri maupun swasta, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Senin (1/9/2025).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam menjaga situasi Kabupaten Blora tetap aman, damai, dan kondusif. Bupati Arief menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan guru dalam membentengi peserta didik dari pengaruh negatif.

“Kami sampaikan bahwa para pelajar menjadi sasaran yang rentan terprovokasi. Bahkan, kemarin sore, Bapak Kapolres telah mengamankan 12 pelajar yang terindikasi akan mengikuti aksi demonstrasi yang dikhawatirkan berujung anarkis,” ungkap Bupati Arief.

Bupati Arief meminta sekolah dapat mencegah siswanya agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif.

“Saya minta kepala sekolah menjadi benteng utama dalam membina dan membentengi siswa dari hal-hal yang menyimpang. Ajak mereka untuk terus berbuat kebaikan,” tegasnya.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menegaskan bahwa para pelajar yang diamankan merupakan korban ikut-ikutan karena masih labil secara emosi.

“Pelajar mudah terbawa arus karena belum stabil secara psikologis. Peran sekolah dan keluarga sangat penting dalam menjaga mereka,” ujarnya.

Bupati Arief juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan menjaga kondusivitas daerah, termasuk TNI, Polri, dan elemen masyarakat.

“Sampai saat ini kondisi Blora aman. Tadi malam kami melakukan patroli ke sejumlah fasilitas vital seperti Kantor Bupati, Makodim, Kejaksaan, DPRD, dan Polres Blora—yang di daerah lain sempat menjadi sasaran,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap hal mencurigakan.

“Keterlibatan warga sangat penting. Sedini mungkin kita bisa lakukan pencegahan jika masyarakat aktif memberikan informasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blora, Hetty Cahyaningrum, menyatakan pihaknya akan segera turun ke sekolah melalui program “Jaksa Menyapa” untuk memberikan edukasi hukum langsung kepada pelajar.

Setelah pertemuan tatap muka dengan para kepala sekolah, Bupati Arief dan Forkopimda melanjutkan rapat koordinasi virtual bersama Forkopimcam dari 16 kecamatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Rapat ini bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga hingga tingkat desa.

“Rakor ini kami gelar agar situasi di semua kecamatan bisa tetap terkendali, dan semua unsur pemerintah daerah dari pusat hingga desa bersinergi,” pungkas Bupati Arief.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.