Sabtu, April 18, 2026

Dipecat, Wenny Semakin Ugal-Ugalan! Bongkar Korupsi di PT Timah?

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Ketika kontroversi seharusnya menjadi peringatan, bagi Wenny Myzon justru seakan jadi bahan bakar untuk semakin berani. Setelah dipecat dari PT Timah akibat video viralnya yang menghina tenaga honorer, Wenny kini kembali menjadi sorotan dengan pernyataan-pernyataan tajamnya di media sosial.

Tak cukup dengan ejekan sebelumnya, Wenny justru kini menuding ada praktik korupsi di perusahaan tempatnya dulu bekerja. Alih-alih mereda setelah kehilangan pekerjaan, ia malah semakin vokal, seolah ingin membuktikan bahwa pemecatan tak membuatnya gentar.

Melalui akun TikTok dan Instagram pribadinya, wanita bernama lengkap Dwi Citra Weni ini mulai menyerang sosok yang ia sebut sebagai “ibu.” Sindiran itu tak berhenti di sana, ia bahkan menyebut wanita tersebut berkelahi dengan wartawan dan mengaitkannya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ibu kok berantem sih, bu? Sama wartawan pula, aduh… nanti ketahuan kalau ibu dayang-dayang sumbinya,” ucapnya dalam sebuah unggahan yang kini ramai diperbincangkan warganet.

Wenny juga membandingkan kasus yang menimpanya dengan kasus yang melibatkan wanita tersebut. Menurutnya, pemecatan dirinya hanyalah perkara kecil dibandingkan dengan persoalan yang akan dihadapi sosok yang ia sindir.

“Kalau saya dipecat, ya nggak masalah. Saya cuma rakyat biasa. Kalau ibu gimana? Kan ang ang ang,” katanya sambil menyiratkan bahwa kasus yang menyeret sang wanita lebih besar dari sekadar pemecatan.

Sikap Wenny ini jelas memicu berbagai reaksi. Banyak yang menilai bahwa ia sedang berusaha mencari perhatian dengan terus membuat kontroversi. Terlebih, ia kini mulai mengklaim memiliki bisnis sendiri, termasuk berjualan kerupuk dan jamu.

Dalam unggahan lainnya, Wenny tampak memamerkan pabrik kerupuk yang disebut sebagai miliknya. “Ngarep ya? Hahaha! Mantan karyawan ini juga punya karyawan,” sindirnya seakan ingin menunjukkan bahwa dirinya masih bisa bertahan meski tak lagi bekerja di PT Timah.

Namun, kontroversi tak berhenti sampai di situ. Wenny juga kembali menyentil tenaga honorer dan pengguna BPJS melalui promosi jamu kewanitaan yang ia jual. Dengan nada sinis, ia menyebut BPJS sebagai “Budget Pas-pasan, Jiwa Sosialita” dan menggunakan plesetan “hororer” untuk kembali mengolok-olok tenaga honorer.

“Guys, buat kalian kaum BPJS, daripada antre berobat ke dokter, mending beli jamu Ibu Suri! Dijamin becek-becek, gatal-gatal hilang!” katanya dengan penuh tawa dalam videonya.

Ucapan ini sontak membuat warganet semakin geram. Tak sedikit yang menilai bahwa Wenny sudah kelewat batas. Bahkan, beberapa netizen mulai mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk segera menginvestigasi produk yang ia jual.

“Gak mau minum jamunya, takut nanti gejalanya kayak tante itu,” tulis seorang warganet.

“@bpom_ri tolong dicek, ini produk aman nggak? Kayaknya asal tempel stiker aja,” ujar yang lain.

Tak hanya soal jamu, warganet juga ramai-ramai menyerukan boikot terhadap usaha Wenny. Mereka menilai bahwa wanita berusia 35 tahun ini tidak menunjukkan sedikit pun rasa penyesalan atas perbuatannya sebelumnya.

“Dari kerjaan udah dipecat, sekarang tinggal kita boikot usahanya,” komentar seorang netizen.

Namun, tampaknya Wenny tetap tak goyah. Dengan nada angkuh, ia bahkan menantang balik mereka yang berusaha menjatuhkannya.

“Ngapain aku nyesel? Tujuanmu sudah berhasil, kan?” tulisnya di kolom komentar.

Kini, semakin banyak pihak yang mempertanyakan sampai kapan Wenny akan terus bertingkah ugal-ugalan seperti ini. Apakah ini strategi untuk tetap eksis atau memang ia tak lagi peduli dengan konsekuensi dari ucapan dan tindakannya? Yang jelas, kontroversi ini masih akan terus berlanjut, dan publik pun menanti apakah akan ada langkah hukum yang diambil atas berbagai pernyataannya. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.