MELIHAT INDONESIA – Dalam sebuah pengajian, KH Ahmad Bahauddin Nursalim, yang akrab disapa Gus Baha, membahas tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan ekonomi.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Quran, Lembaga Pembinaan, Pendidikan, dan Pengembangan Ilmu Al-Qur’an (LP3IA) Narukan Rembang, menyampaikan pesan menarik tentang hubungan antara ibadah dan ekonomi.
Secara umum, video pengajian ini menggugah kesadaran banyak orang tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara urusan duniawi dan ukhrawi. Gus Baha, seorang ulama dengan gaya penyampaian lembut namun tegas, mengungkapkan pentingnya doa yang tulus bagi anak-anak.
“Ya Allah, kita ingin anak-anak kami bersujud kepada-Mu, ingin anak-anak kami sholat,” ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube @AndiIrawanchannel. Namun, Gus Baha juga menekankan bahwa manusia membutuhkan kesejahteraan ekonomi untuk bertahan hidup.
Dalam ceramahnya, Gus Baha menekankan bahwa kebutuhan dasar seperti makan dan rezeki tidak bisa diabaikan. “Mereka ini manusia yang untuk ketahanan hidupnya butuh makan, butuh rezeki, butuh ekonomi,” lanjutnya. Oleh karena itu, Gus Baha meminta kepada Allah agar menjaga ekonomi umat demi kelancaran ibadah sholat.
Gus Baha dengan bijak membalik logika umum yang seringkali mendahulukan ekonomi daripada ibadah. “Tolong ekonominya dijaga ya Allah, jadi dibalik demi sholat menjaga ekonomi, jangan demi ekonomi meninggalkan sholat,” tegasnya. Pesan ini mengingatkan umat bahwa prioritas utama tetap harus pada ibadah, sementara urusan duniawi mengikuti sebagai penopang.
Gus Baha ingin masyarakat terbebas dari dilema antara mencari nafkah dan menjalankan kewajiban agama. Ceramah yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun mendalam ini mampu menyentuh hati banyak orang. “Demi sholat menjaga ekonomi, bukan sebaliknya,” adalah pesan yang begitu kuat dan relevan dengan kondisi saat ini.
Dalam ceramahnya, Gus Baha mengajak umat untuk selalu mengutamakan ibadah sholat dalam setiap aspek kehidupan. Ia menegaskan bahwa dengan menjaga sholat, Allah akan mempermudah urusan ekonomi kita. “Jadi, demi sholat menjaga ekonomi,” ulang Gus Baha dengan penuh keyakinan. Ini adalah pengingat bahwa keberkahan dalam rezeki akan datang ketika kita memprioritaskan ibadah.