Kamis, April 16, 2026

HUT ke-52 PDIP, Sindiran Megawati dan Ucapan Jokowi Jadi Sorotan

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Dalam peringatan ulang tahun ke-52 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berlangsung di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kembali menjadi pusat perhatian dengan pernyataannya. Ia menyindir keberadaan sosok yang ingin menggantikannya sebagai Ketua Umum.

“Ada yang kepengin jadi Ketua Umum. Wah gila, mau nggak sama yang kepengin itu?” ujar Megawati sambil tertawa, Jumat (10/1/2025).

Pernyataan tersebut langsung disambut tawa oleh para kader yang hadir, diikuti dengan respons tegas, “Nggak.”

Megawati pun berkelakar, “Hayo, gitu aja ada yang di sono nggak ngomong berarti dia mau. Alah, gila dah,” katanya, tetap diselingi tawa.

Pertemuan Diam-Diam dengan Pejabat Pemerintah

Selain itu, Megawati juga menyinggung pertemuan dengan seorang pejabat pemerintahan yang datang secara diam-diam membahas isu hukum dan pertanian. Ia heran mengapa pertemuan tersebut dilakukan dengan cara seperti itu, terutama karena dirinya tidak bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

“Loh, apa urusannya saya mesti masuk ke KIM? Gila,” ujarnya santai, disambut tepuk tangan para kader yang memenuhi ruangan.

Megawati bahkan sempat menegaskan bahwa dirinya hanya akan bersedia terus menjadi Ketua Umum jika para kader menunjukkan semangat dan dedikasi yang tinggi. “Katanya minta saya jadi Ketua Umum lagi, tapi kalau anak buahnya begini semua, moh!” ucapnya sambil bercanda.

Ucapan Selamat dari Jokowi

Di tengah perayaan tersebut, Presiden ke-7 RI Joko Widodo juga menyampaikan ucapan selamat kepada PDIP. Berbicara dari kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jokowi memberikan penghormatan khusus kepada partai yang pernah menaungi langkah politiknya.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-52 kepada seluruh keluarga besar PDIP yang hari ini merayakan ulang tahun,” ujar Jokowi.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai harapannya untuk PDIP, Jokowi memilih untuk tidak menjawab panjang. “Udah,” katanya singkat, namun tetap tersenyum.

Semangat Api Perjuangan yang Tak Kunjung Padam

Mengusung tema Satyam Eva Jayate yang berarti “Kebenaran Pasti Menang,” perayaan ulang tahun ke-52 PDIP juga menampilkan subtema “Api Perjuangan nan Tak Kunjung Padam.” Tema tersebut mencerminkan komitmen partai untuk terus memperjuangkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

Acara ini diikuti oleh kader PDIP di seluruh Indonesia secara daring, menegaskan solidaritas partai di tengah perkembangan teknologi dan tantangan era modern.

Tantangan Regenerasi dan Kepemimpinan

Pernyataan Megawati tentang sosok yang ingin menjadi Ketua Umum menyoroti tantangan regenerasi di tubuh PDIP. Sebagai pemimpin yang telah membawa partai ini ke puncak politik nasional, Megawati tetap menjadi figur sentral yang sulit tergantikan.

Di sisi lain, loyalitas para kader terhadap Megawati tampaknya masih sangat kuat. Dalam suasana penuh tawa dan kebersamaan, Megawati mengingatkan kembali pentingnya semangat dan dedikasi untuk mempertahankan kejayaan partai.

“Kalau nggak semangat, saya nggak mau lagi jadi Ketua Umum. Tapi kalau kalian tetap setia, ayo kita lanjutkan perjuangan ini bersama-sama,” pungkasnya.

Masa Depan PDIP di Tengah Dinamika Politik

Sebagai partai dengan sejarah panjang dan basis massa yang kuat, PDIP terus menghadapi tantangan regenerasi dan konsolidasi internal. Apakah Megawati akan membuka jalan bagi pemimpin baru atau memilih melanjutkan perannya tetap menjadi pertanyaan yang menggantung.

Namun, melalui perayaan ulang tahun ini, pesan Megawati jelas: PDIP harus terus berjuang dengan semangat yang menyala-nyala, menjaga nilai-nilai ideologi, dan mempertahankan posisi sebagai partai politik yang relevan di masa depan. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.