MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Ustadz Adi Hidayat (UAH) dengan penuh semangat berbagi kisah luar biasa tentang keajaiban zikir Nabi Ayub AS melalui kanal YouTube @Andhap_asor. Ia menjelaskan bahwa zikir ini tidak hanya memberikan ketenangan jiwa, tetapi juga dapat membawa kesembuhan yang menakjubkan.
“Lakukan zikir Nabi Ayub alaihissalam, karena zikir ini tidak hanya memberikan ketenangan jiwa, tetapi juga membawa kesembuhan,” ujar UAH. Ustadz Adi Hidayat juga menambahkan bahwa berdasarkan pengalamannya dengan teman-temannya, mereka yang menerapkan zikir ini merasakan kedamaian yang mendalam.
“Saya berani mengatakan ini karena saya coba praktekan di kalangan teman-teman,” ujarnya. Salah satu kisah nyata yang diceritakan Ustadz Adi Hidayat adalah tentang seorang teman yang sebelumnya mengalami kebutaan sebagian, namun setelah beberapa hari berzikir, ia mendapatkan penglihatannya kembali. “Ada di antara mereka yang matanya satu tidak bisa melihat, dua atau tiga hari setelah mulai berzikir, penglihatannya mulai pulih. Pada hari ke sebelas, ia tiba-tiba bisa melihat dengan jelas, dan langsung bersujud syukur kepada Allah,” kata UAH.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, kejadian ini adalah bukti nyata bahwa apa yang dianggap mustahil oleh manusia bisa terjadi dengan izin Allah. Ia berharap pengalaman ini dapat menginspirasi dan memberikan pelajaran kepada orang lain tentang kekuatan zikir dan iman yang kuat dalam menghadapi cobaan hidup.
Ustadz Adi Hidayat menegaskan bahwa zikir Nabi Ayub bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi merupakan sunnah yang penuh hikmah dan rahmat dari Allah SWT. Melalui platform YouTube @Andhap_asor, ia berharap bahwa cerita ini dapat menjadi sumber inspirasi dan bukti nyata kebesaran Allah dalam menyembuhkan penyakit, baik fisik maupun spiritual.
Kisah ini memberikan pelajaran bahwa dalam menghadapi cobaan hidup, kita perlu memperkuat iman dan bertawakal kepada Allah. Dengan zikir yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan pengharapan kepada-Nya, segala sesuatu yang tampak mustahil dapat menjadi mungkin. Ustadz Adi Hidayat mengajak umat untuk mengambil hikmah dari kisah ini dan menjadikan zikir sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, agar kita bisa merasakan manfaat spiritual dan mendapatkan berkah dari Allah SWT.
Di akhir ceritanya, Ustadz Adi Hidayat menekankan bahwa kekuatan zikir Nabi Ayub adalah salah satu rahmat Allah yang melimpah. Dengan berbagi pengalaman ini, ia berharap dapat membawa manfaat dan membuka pintu kebaikan bagi semua yang mendengarkan. Berikut adalah dzikir yang diajarkan, اللَّهُمَّ إِنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ (Allahumma inni massaniya adh-dhurru wa anta arhamur rahimin), yang artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara semua yang penyayang.” Doa ini terdapat dalam Al-Quran Surat Al-Anbiya ayat 83. (**)