Senin, April 27, 2026

Lisa Mariana Bantah Urusan Kuliah, Kuasa Hukum Ungkap Pertemuan dengan Ridwan Kamil Soal Event

MELIHAT INDONESIA, BANDUNG – Isu kedekatan antara Lisa Mariana dan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kian menyita perhatian publik. Muncul beragam spekulasi soal hubungan keduanya, termasuk dugaan adanya bantuan pendidikan. Namun pihak Lisa menegaskan hal itu tidak benar.

Kuasa hukum Lisa Mariana, Jhonboy Nababan, dengan tegas membantah kabar yang menyebut kliennya bertemu Ridwan Kamil demi urusan kuliah. Menurutnya, pertemuan itu berkaitan dengan sebuah acara.

“Komunikasi itu bulan Mei, pertemuan Juni. Kalau bicara itu (kuliah), gak. Itu hanya event aja. Awal pertemuan dari situ,” ujar Jhonboy kepada awak media.

Pernyataan serupa disampaikan Markus Nababan, kuasa hukum Lisa lainnya. Ia menyebut Lisa dan Ridwan Kamil pertama kali bertemu dalam sebuah kegiatan yang diadakan di sebuah hotel.

“Klien kami ini kan konten kreator, mantan model, dia diundang ke hotel itu ada acara event. Hadir juga RK dan itu tiga hari,” ungkap Markus.

Ia mengisyaratkan ada hal-hal yang tak bisa dijelaskan secara rinci. “Masalah gimana gimana yah, ya gimana,” ucapnya sambil tertawa.

“Hanya mereka dan Tuhan yang tahu,” timpal Jhonboy, seolah ingin menutup pembahasan lebih jauh soal kedekatan tersebut.

Tak hanya pertemuan, hubungan antara Lisa dan Ridwan Kamil juga disorot dari sisi materi. Publik dikejutkan dengan pengakuan Ayu Aulia soal uang bulanan yang diterima Lisa dari pria yang biasa disapa Kang Emil itu.

Menurut Ayu, nominal uang yang diterima Lisa tiap bulan dari Ridwan Kamil jauh dari angka fantastis. Ia bahkan membantah rumor soal bantuan miliaran rupiah.

“Nominalnya tidak banyak, saya tahu. Cuman belasan juta aja per bulannya, sampai anak Lisa lahir,” kata Ayu Aulia blak-blakan.

Ayu juga mengungkap bahwa bantuan awal yang diberikan Ridwan Kamil kepada Lisa tidak sampai ratusan juta. “Di awal pertama juga cuman berapa puluh juta saja, tidak ada ratusan, miliaran, itu tidak pernah ada,” ujarnya.

Ia bahkan menyebut dirinya yang menjadi perantara saat Lisa meminta bantuan kepada Ridwan Kamil untuk biaya persalinan. Menurut Ayu, Lisa datang kepadanya dalam keadaan terdesak.

“Lisa tolong kamu ingat-ingat kembali kebaikan saya. Pada saat itu kamu mohon-mohon kepada saya untuk menjembatani kamu bertemu atau menghubungi Pak RK saat kamu bilang, kamu hamil,” beber Ayu.

Ayu lantas menceritakan bagaimana ia mendatangi rumah orang tua Lisa di Pamulang. Dari sanalah ia tergerak untuk membantu.

“Pada saat itu saya ke Pamulang, itu rumah orang tuanya (Lisa). Saya miris melihat keadaan keluarganya, ibunya, bahkan rumahnya,” ujarnya.

Sebagai sesama perempuan, Ayu mengaku tak tega melihat kondisi Lisa. Ia merasa tergerak secara hati nurani untuk mencarikan jalan keluar.

“Saya berpikir nurani hati seorang perempuan. Dia bilang dia sedang hamil, dia bilang butuh untuk ekonomi dalam artian materi,” lanjutnya.

Namun ternyata, permintaan Lisa awalnya tidak digubris oleh Ridwan Kamil. Menurut Ayu, pria tersebut sempat enggan ikut campur.

“Karena Bapak merasa itu bukan urusannya beliau. ‘Kenapa saya membantu sampai persalinan’, kan seperti itu,” ujar Ayu, menirukan sikap awal Ridwan Kamil.

Namun Ayu terus meyakinkan agar Ridwan Kamil bersedia membantu. Ia berupaya mengubah pendirian sang mantan gubernur.

“Saya bilang, ‘tidak apa-apa Pak, mungkin ini amal jariyah bapak untuk ke depannya’,” kata Ayu dalam nada membujuk.

Ayu menambahkan bahwa ia melihat Lisa dalam kondisi yang sangat memerlukan uluran tangan. Ia pun merasa kasihan jika bayi dalam kandungan Lisa tidak mendapatkan bantuan.

“Karena saya lihat ini anak kasihan juga kalau tidak ditolong, nanti mau makan apa,” tandas Ayu Aulia.

Pernyataan demi pernyataan dari berbagai pihak kini membuka babak baru dalam polemik ini. Meski belum ada penjelasan resmi dari Ridwan Kamil, kasus ini terus bergulir.

Publik masih menanti klarifikasi lebih lanjut dari pihak Ridwan Kamil, apalagi dengan semakin banyaknya pihak yang buka suara soal peran dan keterlibatannya.

Satu hal yang pasti, pusaran kontroversi ini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Justru, semakin banyak yang bicara, semakin banyak pula simpul baru yang terbentuk. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.