Jumat, Mei 8, 2026

Luthfi-Yasin Resmi Dilantik, Ini 11 Program Prioritas untuk Jateng

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Ahmad Luthfi dan Taj Yasin resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Luthfi-Yasin siap membangun Jateng sesuai visi yang diusung, yakni “Jawa Tengah sebagai Provinsi Maju yang Berkelanjutan untuk Menuju Indonesia Emas 2045”.

Untuk mewujudkan visi itu, Luthfi-Yasin memiliki 11 program prioritas. Program prioritas itu meliputi:

  1. Melahirkan Pemerintahan yang Good Clear Government dan Collaborative Governance melalui peningkatan kesejahteraan, Profesionalitas dan kualitas ASN dan Perangkat Desa
  2. ⁠Pesantren Obah melalui Penambahan Dana Pengembangan Pesantren
  3. ⁠Melahirkan ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan regulasi dan pengembangan wisata ramah muslim
  4. ⁠Desa maju dan berdaya melalui pembangunan lumbung kesejahteraan, produk unggulan go internasional, Sistem Informasi Desa (SID), dan Tim Tanggap Bencana
  5. ⁠Pembangunan Infrastruktur melalui Permukiman Layak Huni melalui 1 KK 1 rumah layak huni, Pengembangan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan, dan Gelanggang Olah Raga Internasional
  6. ⁠Penanggulangan Bencana dan keberlanjutan Lingkungan melalui mageri segoro untuk mengamankan garis pantai
  7. ⁠Pupuk mudah bagi petani, subsidi solar bagi nelayan dan ketersediaan day care untuk buruh di Kawasan Industri
  8. ⁠Moderasi Beragama dan wawasan kebangsaan melalui penguatan regulasi, pendidikan dan pelatihan
  9. ⁠Pelayanan kesehatan yang paripurna melalui asuransi kesehatan gratis bagi warga miskin
  10. ⁠Taruna karya mandiri melalui program kartu zilenial untuk membuka lapangan kerja
  11. ⁠Pendidikan yang berkualitas dan merata melalui peningkatan kesejahteraan guru, pengajar agama dan beasiswa untuk siswa miskin, guru, Santri, penghafal quran, untuk sekolah ke dalam dan luar negeri bagi yang berprestasi.

Luthfi mengatakan, 11 program prioritas itu akan diterjemahkan dengan berbagai program aksi yang lebih rigit.

“Peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, maka visi kita harus sejalan, tidak saja keselarasan perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Tengah, namun juga fungsi koordinasi dan supervisi yang lebih intens akan saya lakukan bersama kabupaten/kota bahkan desa,” ujar Luthfi.

Keberhasilan program-program itu juga butuh partisipasi masyarakat. Menurut dia, partisipasi politik tidak saja berhenti setelah Pilkada. Justru lebih penting adalah berpartisipasi selama lima tahun ke depan.

“Kami membutuhkan masyarakat Jawa Tengah untuk bersama-bersama bekerja membangun Jawa Tengah,” kata dia. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.