Jumat, April 17, 2026

‘Malu Saya! Jangan Ulangi!’ Megawati Tegur Keras Kader PDIP Usai Kekalahan Telak di Jateng!

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, meluapkan kekecewaannya secara terbuka kepada para kader PDIP asal Jawa Tengah dalam penutupan Kongres VI PDIP di Sanur, Bali, Sabtu malam, 2 Agustus 2025. Teguran keras itu muncul usai kekalahan PDIP dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai “kandang banteng”.

Dalam pidatonya, Megawati awalnya berbicara dengan santai. Ia menyebut, selama tiga kali berturut-turut PDIP menang di Jawa Tengah. Namun, ia kemudian menunjuk ke arah barisan kader dari wilayah tersebut dan berkata,

“Tiga kali berturut-turut menang terus. Jawa Tengah. Itu mana Jawa Tengah? Oh, tuh belakang,” ujar Megawati sambil menertawakan keberadaan kader Jateng.

Namun suasana berubah serius saat Megawati menyampaikan teguran dengan nada tajam:

“Awas lho, jangan memalukan saya lagi lho!” katanya dengan ekspresi tegas.

Ucapan Megawati langsung disambut sorakan dari para kader yang hadir di ruangan. Tapi, dengan sigap ia menyetop sorakan itu:

“Ah, nggak usah teriak-teriak. Yang penting kerjaan,” lanjut Megawati, menyentil kader yang hanya bersemangat saat seremoni.

Presiden kelima RI itu juga mengeluhkan kurangnya disiplin para kader. Ia mencontohkan bagaimana saat meminta kader masuk ke ruang kongres pun masih sulit dilakukan.

“Coba tadi yang disuruh masuk ruang Kongres aja tadi susahnya. Nah, itu bagian dari disiplin,” sentil Megawati.

Dalam pidato tersebut, Megawati tak hanya menyoroti kekalahan, tetapi juga mengingatkan pentingnya etos kerja politik. Ia menekankan bahwa kemenangan partai tak bisa diraih hanya dengan mengandalkan masa lalu atau retorika.

“Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput,” tegasnya.

Teguran Megawati menjadi sorotan karena Jawa Tengah selama ini merupakan basis kuat PDIP. Kekalahan di provinsi tersebut menunjukkan bahwa partai perlu berbenah secara internal dan tidak terlena oleh kemenangan masa lalu.

Pidato ini menjadi peringatan keras bagi seluruh kader, khususnya dari Jawa Tengah, agar meningkatkan kinerja dan disiplin partai demi menghadapi tantangan politik ke depan.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.